Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 22 Apr 2025 00:18 WIT

Freeport Setorkan Laba Bersih 2024 Rp7,73 Miliar ke Pemerintah, Daerah Terima Lebih Besar


					Area tambang bawah tanah Grasberg
Block Cave (GBC) PT Freeport Indonesia.
Pada 2024 PTFI berhasil memproduksi
tembaga 1,8 miliar pound serta 1,86 juta
ounces emas. Foto: PTFI Perbesar

Area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PT Freeport Indonesia. Pada 2024 PTFI berhasil memproduksi tembaga 1,8 miliar pound serta 1,86 juta ounces emas. Foto: PTFI

KABARPAPUA.CO, Jakarta– PT Freeport Indonesia (PTFI) menyetorkan sekitar Rp7,73 triliun bagian pemerintah pusat dan daerah atas keuntungan bersih perusahaan tahun 2024. 

Bagian daerah diterima oleh pemerintah Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Mimika sebagai daerah penghasil,dan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah.

“Perusahaan senantiasa transparan dan akuntabel dalam menjalankan kewajibannya.Pembayaran bagian daerah dari keuntungan bersih merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas.

Tony merinci dana sekitar Rp7,73 triliun terbagi untuk pemerintah pusat Rp3,1 triliun dan pemerintah daerah Rp4,63 triliun. Dana ke daerah terbagi untuk pemerintah Provinsi Papua Tengah sekitar Rp1,16 triliun dan pemerintah Kabupaten Mimika sekitar Rp1,92 triliun.

Sementara kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah yakni Kabupaten Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya masing-masing Rp221,2 miliar. “Total tujuh kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah menerima sekitar Rp1,55 triliun,” jelasnya.

Pada tahun 2024, secara keseluruhan penerimaan negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan pungutan lainnya mencapai lebih dari 4,6 miliar dolar AS atau setara dengan Rp79 triliun.

Angka tersebut termasuk kontribusi ke daerah mencapai lebih dari Rp11,5 triliun. Tony menambahkan, PTFI juga terus berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui beragam program investasi sosial. 

Pada 2024, nilai investasi sosial PTFI mencapai lebih dari Rp2 triliun dan akan terus bertambah sekitar 100 juta dolar AS atau Rp1,5 triliun per tahun sampai dengan 2041.

“Keberhasilan PTFI sebagai perusahaan adalah ketika masyarakat di lingkungan sekitar area operasional meningkat taraf hidup dan kesejahteraannya. Kami percaya, tidak ada perusahaan yang berhasil di tengah masyarakat yang gagal. Kami akan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat hingga selesainya operasi penambangan,” kata Tony. *** (Siaran pers)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Freeport Dukung Keberlanjutan Ekosistem Pesisir Mimika

2 June 2026 - 17:59 WIT

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan   

12 May 2026 - 13:06 WIT

Rincian Lengkap Setoran Keuntungan Freeport untuk Wilayah Papua Tengah

9 May 2026 - 18:46 WIT

Sinergi Freeport-UNCEN Siapkan SDM Papua Berdaya Saing Global

8 May 2026 - 14:27 WIT

Antusiasme Tinggi, AI Ignition Buktikan Papua Tengah Siap Hadapi Transformasi Teknologi

4 May 2026 - 22:46 WIT

Dari Papua untuk Indonesia, PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013

4 May 2026 - 21:50 WIT

Trending di KABAR FREEPORT