Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 8 Sep 2025 22:45 WIT

Cipayung Plus Datangi DPRP: Miras Jadi Akar Persoalan Sosial di Papua


					Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus ke DPR Papua. Foto: Humas Polda Papua Perbesar

Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus ke DPR Papua. Foto: Humas Polda Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari HMI MPO, PMII, KAMMI, dan IMM unjuk rasa ke kantor DPR Provinsi Papua, Senin 8 September 2025.

Mahasiswa menyuarakan sejumlah isu penting di tanah Papua,  antara lain penolakan peredaran minuman keras (miras) di Tanah Papua, desakan penggunaan dana Otsus yang tepat sasaran, serta desakan terhadap DPR Papua untuk lebih berpihak pada kepentingan rakyat kecil. 

Ketua Koordinator Cipayung Cabang Papua, Mahfud menyampaikan, miras merusak generasi Papua dan mendesak DPR membuat regulasi tegas untuk membatasinya.

Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus ke DPR Papua.
Foto: Humas Polda Papua

Ketua HMI MPO Cabang Jayapura, Sartiawan Wailusu juga berpendapat miras menjadi akar dari banyak persoalan sosial di Papua. 

“Generasi emas Papua 2045 akan hancur jika miras terus merusak akhlak dan kehidupan anak muda,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua III DPR Papua, H. Supriadi Laling menerima terbuka seluruh tuntutan mahasiswa.  DPR Papua akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti isu-isu penting yang disampaikan, termasuk masalah miras, dana Otsus, dan perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua.

Ia juga menambahkan bahwa sebagian isu, seperti parkiran dan distribusi Otsus, merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun, DPR Papua tetap siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan aspirasi mahasiswa ditindaklanjuti demi kepentingan rakyat Papua.

Aksi mahasiswa berlangsung dengan damai, tertib, dan tanpa gangguan kamtibmas. Para mahasiswa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan tuntutan kepada DPR Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengapresiasi aksi mahasiswa yang dilakukan dengan damai.

“Polri akan terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, aman, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujarnya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA