Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 27 May 2025 18:08 WIT

BKKBN Papua Susun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025-2029


					Foto bersama peserta workshop dalam BKKBN Papua menyusun peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029. (KabarPapua.co/Natalya Yoku) 
Perbesar

Foto bersama peserta workshop dalam BKKBN Papua menyusun peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua menyusun peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025–2029.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis menghadapi arah pembangunan lima tahun ke depan dan untuk memastikan isu kependudukan terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah.

Penyusunan peta jalan tersebut melibatkan 29 kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh wilayah Papua Raya. Kegiatan itu dirangkai dalam workshop yang berlangsung di Kota Jayapura, Papua, Selasa, 27 Mei 2025.

Kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar menyatakan, peta jalan kependudukan menjadi acuan penting dalam merancang dokumen perencanaan strategis daerah, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Ini bukan hanya untuk Papua, melainkan bagian dari program nasional yang harus dijalankan secara terintegrasi di seluruh provinsi. Kami mendorong setiap daerah menyusun peta jalan sendiri dengan indikator yang terukur,” kata Sarles.

Menurut Sarles, pentingnya pendekatan berbasis data dan kebutuhan lokal agar program pembangunan kependudukan mampu menjawab tantangan demografi di masing-masing wilayah.

Dalam sambutan Penjabat Gubernur Papua yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Umum Setda Papua, Yohanis Walilo, ditegaskan bahwa isu kependudukan harus menjadi variabel utama dalam menyusun program pembangunan daerah.

“Jumlah penduduk merupakan dasar dalam menyusun perencanaan dan penganggaran. Tanpa data yang valid, arah kebijakan bisa meleset,” ujar Yohanis.

Yohanis mengatakan, meski Papua saat ini belum memiliki gubernur definitif, proses perencanaan pembangunan tetap harus berjalan sebagai bagian dari kesinambungan visi jangka panjang daerah.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonifasius Prasetya Istiarto, menjelaskan bahwa peta jalan lima tahunan ini merupakan penjabaran dari Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2020–2045 yang telah disusun sebelumnya.

“Selama ini banyak daerah memiliki GDPK, tetapi masih kesulitan dalam mengimplementasikannya. Dengan adanya peta jalan ini, kita memiliki kerangka kerja yang lebih fokus, terukur, dan dapat dipantau pelaksanaannya secara periodik,” ujar Bonifasius.

Menurut Bonifasius, peta jalan juga berperan penting dalam menghubungkan kebijakan nasional dan daerah, sekaligus memastikan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Papua tetap selaras dengan target pembangunan nasional.

Melalui penyusunan peta jalan ini, BKKBN berharap kualitas penduduk dan keluarga di Papua dapat terus meningkat, seiring dengan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. ***(Natalya Yoku)

Artikel ini telah dibaca 172 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bangga Kencana: Generasi Emas 2045 Papua Dimulai dari Keluarga

14 April 2026 - 13:52 WIT

Kabar Baik dari Dana Otsus Papua

14 April 2026 - 10:57 WIT

DPR Papua Ingatkan Pembahasan RPJMD 2025-2029 Berpihak pada Kepentingan Masyarakat

27 March 2026 - 23:53 WIT

Gubernur Papua: RUPS Bukan Sekadar Agenda Rutin

27 March 2026 - 23:33 WIT

Sosok Inspiratif Kemanusiaan, Glorya Stevany Wakili Papua di Pemilihan Putri Indonesia 2026

23 March 2026 - 12:36 WIT

Salat Idulfitri di Kota Jayapura, Ini Pesan Gubernur Papua

21 March 2026 - 12:54 WIT

Trending di KABAR PAPUA