Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 4 Jul 2025 17:48 WIT

BEI Papua Gencarkan Edukasi Investasi untuk Generasi Muda


					Kepala BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa. (KabarPapua.co/Imelda)
Perbesar

Kepala BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura-Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua terus memperkuat komitmennya dalam membina literasi keuangan generasi muda di tanah Papua.

Berdasarkan data Maret 2025, investor berusia 18–25 tahun mencapai 34.093 orang atau 32 persen dari total 106.542 investor di Papua, menjadikan mereka kelompok dominan dalam partisipasi pasar modal.

Kepala BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa menyampaikan, pelajar dan mahasiswa kini mendominasi latar belakang profesi investor muda dengan persentase 29 persen, diikuti pekerja swasta dan ASN sebanyak 28 persen, serta pengusaha sebanyak 12 persen.

“Melihat tren tersebut, BEI Papua fokus menyasar segmen anak muda melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi,” katanya kepada wartawan di Kota Jayapura, Papua, Jumat, 4 Juli 2025.

Kresna menyatakan, BEI Papua telah menghadirkan galeri investasi di sembilan SMA dan 16 perguruan tinggi di wilayahnya.

“Ke depan, tiga SMA tambahan seperti SMA Lentera Harapan Sentani, SMA YPPK Asisi Sentani, dan SMA YPK Diaspora Kotaraja akan menjadi tempat edukasi investasi baru,” katanya.

Selain itu, kata Kresna, dua titik ruang publik yakni Papua Youth Creative Hub (PYCH) dan Papua Hope Language Institute (PHLI) juga akan difungsikan sebagai pusat informasi keuangan.

Menurut Kresna, anak muda Papua kini menjadi sasaran empuk praktik pinjaman online ilegal dan judi daring. Bahkan, salah satu kasus mencuat ketika seorang siswa diduga menjadi agen judi online Kamboja dan kabur ke Medan.

“Ini sangat memprihatinkan dan menunjukkan betapa masifnya paparan judi online terhadap anak-anak sekolah,” ujarnya.

Untuk menanggulangi masalah tersebut, kata Kresna, BEI Papua bekerja sama dengan berbagai instansi terkait guna membangun kesadaran finansial sejak dini.

“Dengan pendekatan langsung ke sekolah dan kampus, diharapkan anak muda Papua makin cerdas dalam mengelola keuangannya dan menjauh dari godaan investasi bodong dan praktik ilegal,” terangnya. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Esai Foto: Api Biru Jadikan Lapak Kaki Lima Jayapura Tumbuh

31 October 2026 - 00:19 WIT

Bulog Serui Perkuat Pengawasan SPHP, Pastikan Beras Pemerintah Tepat Sasaran

30 October 2026 - 18:34 WIT

Wujudkan Keadilan Negeri, PLN Sukses Terangi 128 Desa di Pelosok Papua

30 October 2026 - 16:44 WIT

Perkuat Keandalan Listrik dan Keamanan Infrastruktur, PLN Bangun Sinergi dengan Polda Papua Barat Daya

29 October 2026 - 13:24 WIT

HLN Ke-81, PLN Serui Nyalakan Listrik di Empat Kampung dan Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen

28 October 2026 - 20:38 WIT

Srikandi PLN Peduli Kesehatan Bergerak, Sasar Ibu Hamil dan Anak di Sorong

28 October 2026 - 14:43 WIT

Trending di BISNIS