KABARPAPUA.CO, Biak Numfor – Menghadapi dinamika kondisi global yang fluktuatif, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memperkuat sinergi lintas sektoral guna meningkatkan jaminan ketersediaan LPG bagi masyarakat Biak Numfor.
Sinergi strategis ini diwudjudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor dan DPRK Kabupaten Biak Numfor bertempat di Swiss-Belhotel Cenderawasih, Biak, Papua, Rabulalu, 6 Mei 2026.
Sales Area Manager (SAM) Retail Papua Pertamina Patra Niaga, Adri Angga Aditya, mengatakan, kolaborasi sinergi strategis dengan pemangku kepentingan daerah adalah kunci utama menghadapi tantangan logistik distribusi energi yang terdampak kondisi global saat ini, dengan melakukan optimalisasi titik suplai LPG dari Jayapura yang sebelumnya dilakukan dari Surabaya.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh lini distribusi berjalan optimal agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu oleh kondisi global yang sedang terjadi, salah satu upaya adalah melakukan alih suplai LPG,” jelas Adri, dalam siaran persnya ke media di Papua, Minggu, 10 Mei 2026.
Menurut Adri, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan jaminan ketersediaan LPG dan mengawal pendistribusian di lapangan agar tersalurkan dengan baik hingga ke masyarakat khususnya di wilayah Biak.
Langkah proaktif yang dilakukan Pertamina Patra Niaga mendapat sambutan positif dari Pemkab Biak Numfor. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, menyampaikan, koordinasi strategis ini memberikan kepastian bagi para pelaku usaha dan rumah tangga.
“Kami berikan apresiasi kepada pihak Pertamina yang telah berkolaborasi dengan Pemda untuk mendiskusikan tentang distribusi dan ketersediaan LPG. Terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, baik usaha-usaha maupun kebutuhan sehari-hari,” jelas Yubelius.
“Untuk itu dengan ketersediaan yang didiskusikan dapat memberikan dampak positif serta kedepannya kita dapat bersama-sama mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi terkait dengan kebutuhan LPG ini,” kata Yubeliusmenambahkan.
Senada dengan hal tersebut, pihak legislatif juga mendorong agar pola komunikasi transparan seperti ini terus dipertahankan. Abdul Manan selaku Anggota Komisi II DPRK Kabuapaten Biak Numfor menyebut inisiatif dari Pertamina sebagai sebuah terobosan penting dalam menjaga ketahanan energi di Kabupaten Biak Numfor.
Menurut Abdul, Pertamina bersama pemda perlu melakukan koordinasi strategis secara kontinu, selalu berkoordinasi memberikan informasi terkini bahkan terkait kebutuhan masyarakat dengan kondisi persoalan global.
“Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pertamina karena sudah melakukan satu gebrakan baru di Kabupaten Biak numfor,” tandas Abdul.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap dapat menciptakan pola distribusi yang lebih efisien. Fokus utama tetap pada pelayanan publik, dengan memastikan ketersedian LPG secara merata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. ***(Siaran Pers)


















