KABARPAPUA.CO, Wamena- Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayawijaya, Imanuel Herman Medlama, S.STP memberikan kuliah lapangan kepada mahasiswa Universitas Amal Ilmiah Yapis (Uniyap) Wamena Program Studi Ilmu Pemerintahan semester III.
Kuliah lapangan terkait pengelolaan informasi dan kehumasan pada Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).
Kuliah lapangan juga menjadi menjadikan mahasiswa untuk mengenal tugas dan fungsi Dinas Kominfo dalam mengelola informasi publik, menyampaikan informasi pemerintahan kepada masyarakat, serta mendukung keterbukaan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Kuliah lapangan dari Dinas Kominfo Jayawijaya kepada mahasiswa semester III Universitas Amal Ilmiah Yapis (Uniyap) Wamena. Foto: Diskominfo Jayawijaya
Imanuel sebut Dinas Kominfo menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, struktur organisasi dan tata kerja (SOTK), serta visi pembangunan yang menjadi arah kerja pemerintah daerah.
“Dengan kesempatan ini, kami bisa berbagi informasi dan menyampaikan beberapa program kerja, termasuk visi besar untuk membawa Jayawijaya menuju Smart City. Terima kasih kepada pihka kampus dan para mahasiswa,” ujarnya, Selasa, 20 Oktober 2026.
Terlebih Jayawijaya sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan harus mampu berkembang dan bersaing dengan daerah-daerah lain. Karena itu, pembangunan berbasis teknologi, pengelolaan informasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting yang perlu terus dikembangkan.
“Semoga visi dan perencanaan yang sedang dirintis tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat diwujudkan secara bertahap melalui kerja nyata dan kolaborasi lintas generasi,” katanya.
Ia mengingatkan mahasiswa agar menghargai perjuangan dan doa orang tua yang telah mendukung mereka menempuh pendidikan. Menurutnya, kesempatan untuk berkuliah merupakan tanggung jawab yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh demi masa depan pribadi, keluarga, dan daerah. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemauan untuk membantu sesama agar dapat berkembang bersama.
Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, serta memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Jayawijaya. *** (Agris Wistrijaya)








