KABARPAPUA.CO, Wamena – Gerakana Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Jayawijaya sebagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, serta sebagai mitra pemerintah, diharapkan berperan dalam pembangunan di Kabupaten Jayawijaya.
Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Tinggal Wusono saat membuka resmi Konferensi Cabang (Konfercab) III GAMKI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2026, Wamena, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Tinggal juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jajaran pengurus GAMKI Kabupaten Jayawijaya yang telah menyelenggarakan konferensi tersebut di tengah berbagai dinamika dan keterbatasan organisasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, kami harap Konfercab III GAMKI dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepengurusan baru yang disepakati bersama serta sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi,” katanya.
Menurut Tinggal, konferensi cabang tak hanya menjadi bagian dari evaluasi perjalanan organisasi, tetapi jugaa menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan yang akan membawa GAMKI Kabupaten Jayawijaya ke arah yang lebih baik dalam beberapa tahun mendatang.
Sebagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, kata Tinggal, GAMKI diharapkan tetap berpegang pada aturan organisasi serta mengikuti arahan kepengurusan di tingkat yang lebih tinggi agar setiap program dapat berjalan secara terstruktur dan berkesinambungan.
“Dalam organisasi sosial kepemudaan, orientasi kita bukan materi, melainkan pelayanan dan bagaimana mengembangkan organisasi untuk meningkatkan sumber daya manusia. Dengan komitmen berrsama, organisasi dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Tinggal juga mengingatkan, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya bergantung pada ketua, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur pengurus dan anggota.
“Karena itu, siapa pun yang terpilih menjadi ketua GAMKI Kabupaten Jayawijaya diharapkan mendapat dukungan penuh agar program kerja yang disusun dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi seluruh mahasiswa Kristen di daerah ini,” terangnya.

Foto bersama Plt Sekda Jayawijaya Tinggal Wusono dengan para pengurus dan peserta Konfercab III GAMKI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2026. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Tinggal meyakini potensi mahasiswa Kristen di Kabupaten Jayawijaya cukup besar. Dengan kepemimpinan yang baik dan pembinaan yang berkelanjutan, GAMKI diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai wadah pengembangan generasi muda.
Menurut Tinggal, GAMKI merupakan salah satu mitra pemerintah daerah. Oleh sebab itu, organisasi tersebut diharapkan tidak ragu memberikan kritik, saran, dan masukan yang konstruktif terhadap jalannya pemerintahan demi mendorong pembangunan Kabupaten Jayawijaya.
“Tanpa masukan dan pandangan dari orang lain, terkadang kita tidak dapat melihat kekurangan diri sendiri. Karena itu, kami berharap GAMKI dapat menjadi mitra pemerintah dalam memberikan saran dan masukan bagi kemajuan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Tinggal juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, baik yang bekerja sebagai aparatur sipil negara maupun yang beraktivitas di luar pemerintahan, agar mempersiapkan diri menjadi penerus pembangunan Jayawijaya.
“Masa depan Kabupaten Jayawijaya berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang bertumbuh dan mengambil bagian dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat,” katanya.
Tinggal juga mengajak para pemuda untuk menjaga pergaulan, membangun hubungan baik ant organisasi kepemudaan, mempertahankan komitmen bersama, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat menimbulkan perpecahan.
Menurutnya, idealisme yang dimiliki mahasiswa dan pemuda harus tetap dipertahankan, tetapi perlu diarahkan pada hal-hal positif yang mendukung kemajuan organisasi, persatuan, dan pembangunan daerah.
“Jaga pergaulan, jaga hubungan baik dengan sesama organisasi di kabupaten ini, dan jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang kurang baik. Idealisme sebagai pemuda harus tetap dijaga dan diarahkan untuk membawa perubahan yang positif,” pesannya. ***(Agris Wistrijaya)








