KABARPAPUA.CO, Wamena- Imanuel Herman Medlama, S.STP, terpilih sebagai Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Jayawijaya periode 2026–2029 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) GAMKI Kabupaten Jayawijaya yang berlangsung di Gedung Gereja GIDI Jemaat Tiranus, Hom-Hom, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu 17 Oktober 2026.
Usai terpilih, Imanuel menyampaikan terima kasih kepada 30 pemilik hak suara, anggota Mapercab, serta seluruh peserta dan undangan yang telah hadir dan menyukseskan seluruh rangkaian musyawarah hingga proses pemilihan ketua.
Ia menegaskan mandat yang diberikan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk membawa GAMKI Jayawijaya semakin aktif dalam pelayanan gerejawi, pembinaan generasi muda, serta pembangunan daerah.
“Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Plt Sekretaris Daerah, Drs. Tinggal Wusono, M.AP, yang telah hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Muscab tersebut,” katanya.
Imanuel bilang, dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen kepemudaan sangat penting untuk memperkuat peran GAMKI sebagai organisasi kepemudaan Kristen yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selanjutnya, tim formatur yang telah dipercayakan dalam forum tersebut agar segera mempersiapkan seluruh tahapan pembentukan kepengurusan, termasuk agenda pelantikan pengurus baru serta persiapan mengikuti Kongres GAMKI di Makassar dalam waktu dekat.
“Secara pribadi, saya menyampaikan terima kasih atas amanah ini. Tiga tahun lalu, saya sempat maju dalam forum pemilihan. Namun baru hari ini diberikan kepercayaan untuk menerima mandat tersebut. Kami mengaminkan semuanya dan mohon dukungan doa agar dapat membawa GAMKI Jayawijaya menjadi saksi Kristus dan membawa terang bagi daerah yang kita cintai ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Imanuel mengajak seluruh kader GAMKI, baik Bung maupun Bing, dari 15 denominasi gereja yang ada di Kabupaten Jayawijaya agar mengesampingkan perbedaan dan membangun persatuan dalam satu wadah pelayanan.
Ia berharap seluruh pemuda gerejawi dapat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, baik pelayanan rohani maupun kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga keberadaan GAMKI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, perbedaan denominasi tidak boleh menjadi penghalang bagi kaum muda Kristen untuk bekerja sama, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan dan mewujudkan program-program pelayanan yang berdampak positif.
Selain memperkuat persatuan antardenominasi gereja, Imanuel menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung di Kabupaten Jayawijaya.
Ia berharap seluruh organisasi kepemudaan dapat bersinergi menjadi agen perubahan, mendorong kemajuan generasi muda, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan.
Menutup pernyataannya, Imanuel berharap kepengurusan GAMKI Jayawijaya periode 2026–2029 dapat menjadi wadah pembinaan pemuda yang membawa dampak positif bagi daerah.
“Sekalipun dipandang seperti kerikil kecil, dengan merespons kehidupan secara positif, kami juga dapat memberikan dampak bagi Kabupaten Jayawijaya. Mari kita bekerja bersama, melayani bersama, dan menjadi terang bagi daerah yang kita cintai ini, demi kemuliaan Tuhan,” tutupnya. *** (Agris Wistrijaya)








