KABARPAPUA.CO, Wamena – Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya, Ronny Elopere secara resmi melepas 18 atlet taekwondo Kabupaten Jayawijaya, yang akan mengikuti Kejuaraan Papua Open 2026 di Jayapura.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Oktober 2026. Pelepasan atlet berlangsung di lobi Kantor Bupati Jayawijaya, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Mewakili pemerintah daerah, Ronny menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan orang tua yang telah berperan aktif dalam membina, melatih, serta mendukung para atlet hingga siap mengikuti kejuaraan.
“Kami dari pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para pelatih dan orang tua yang telah mendukung anak-anak kita. Pemerintah daerah akan bantu semampunya, guna dukung kegiatan dan perkembangan para atlet,” ujar Ronny usai melepas para atlet.

Wabup Jayawijaya Ronny Elopere melepas 18 orang atlet taekwondo yang akan bertarung pada Kejuaraan Papua Open 2026 di Jayapura. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Ronny berharap seluruh atlet dapat mengikuti kejuaraan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ronny juga mengingatkan para pelatih dan orang tua agar memberikan pendampingan serta pengawasan kepada para atlet selama mengikuti kejuaraan, terutama untuk menjaga keselamatan mereka saat bertanding.
“Kami berharap anak-anak mengikuti arahan pelatih, bertanding dengan baik, dan selalu berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri. Harapan kami, seluruh atlet dapat mengikuti kejuaraan dengan baik dan kembali dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Wabup Jayawijaya Ronny Elopere melepas 18 orang atlet taekwondo yang akan bertarung pada Kejuaraan Papua Open 2026 di Jayapura. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Ronny menegaskan, taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang perlu terus dikembangkan di Kabupaten Jayawijaya. Karena itu, ia berharap para atlet terus mempertahankan semangat latihan dan meningkatkan kemampuan agar dapat meraih prestasi serta membawa nama baik daerah.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih dan memberikan dukungan kepada para atlet agar terus mempertahankan semangat. Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang harus kita angkat dan kembangkan ke depan,” tambahnya.
Pelatih Street Taekwondo Club (STC) Jayawijaya, Sabomfia mengatakan, pihaknya membawa 18 atlet untuk berlaga pada Kejuaraan Papua Open 2026. Ia berharap keikutsertaan para atlet dapat memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Jayawijaya.

Wabup Jayawijaya Ronny Elopere melepas 18 orang atlet taekwondo yang akan bertarung pada Kejuaraan Papua Open 2026 di Jayapura. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Menurutnya, para atlet telah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) selama tujuh bulan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan.
“Kami sudah melakukan TC selama tujuh bulan. Harapan kami, anak-anak ke depan bisa semakin baik, berkembang, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Jayawijaya dalam kejuaraan ini,” ujarnya.
Dalam Kejuaraan Papua Open 2026, para atlet akan mengikuti tiga kategori pertandingan, yakni Kyorugi atau pertarungan, Speed Kicking atau kecepatan tendangan, serta Kyukpa atau keterampilan teknik pemecahan benda.
Keikutsertaan 18 atlet taekwondo Jayawijaya ini diharapkan menjadi kesempatan untuk menguji hasil latihan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Dukungan pemerintah daerah, pelatih, dan orang tua diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas selama kejuaraan berlangsung. ***(Agris Wistrijaya)








