Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 29 Aug 2026 11:26 WIT

Penantian Panjang Berakhir, Hujan Guyur Sebagian Wilayah Nabire


					Ilustrasi hujan. Foto: Getty Images/iStockphoto Perbesar

Ilustrasi hujan. Foto: Getty Images/iStockphoto

KABARPAPUA.CO, Nabire — Setelah berbulan-bulan didera cuaca panas ekstrem dan kekeringan, sebagian masyarakat Nabire akhirnya bisa bernapas lega. Hujan dengan intensitas sedang akhirnya turun mengguyur sebagian besar wilayah Nabire sejak Jumat kemarin, 28 Agustus 2026.

Dyah Ayu, salah satu warga di wilayah kota lama Nabire mengatakan, hujan yang turun menjadi berkah setelah selama ini kemarau panjang. Ia mengaku kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama menahan panas yang luar biasa, akhirnya hujan turun juga. Sumur di rumah kami sudah mulai surut, jadi hujan ini benar-benar seperti berkah yang menyelamatkan,” ujar Dyah, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kemarau panjang tahun ini memang sempat memicu berbagai dampak serius. Mulai dari krisis air bersih, ancaman gagal panen bagi sektor pertanian, penurunan kualitas udara akibat debu yang pekat, hingga paling parah terjadinya kebakaran lahan.

Prakiraan cuaca wilayah Kabupaten Nabire. (BMKG Nabire)

Meski disambut gembira, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nabire tetap mengimbau masyarakat untuk tetap selalu mengindahkan anjuran pemerintah, dikarenakan masih terjadi El Nino dengan intensitas sangat kuat.

“Untuk itu, warga tidak boleh melakukan pembakaran lahan, buang puntung rokok sembarangan, serta mengutamakan kesehatan dengan menggunakan masker,” kata Husain, selaku Kepala BMKG Nabire, Sabtu, 29 Agustus 2026.

“Memang benar per tanggal 28 Agustus 2026 kemarin, hampir seluruh kota di Papua Tengah, seperti Nabire, Timika, Ilaga, Sugapa, Enarotali, Wagete, dan Moenamani, sudah mulai turun hujan. Walaupun hujannya intensitas sedang,” kata Husain.

Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan tetap terus aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan peringatan dini dari BMKG.

BMKG terus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem secara berkala melalui berbagai kanal resmi BMKG, baik aplikasi InfoBMKG, situs resmi http://www.bmkg.go.id, media sosial resmi BMKG, serta call center 196. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

Bukan Memberi Harga pada Kesia-siaan

17 October 2026 - 22:48 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Asap Kiriman Selimuti Langit Jayapura, Warga Diminta Waspada

14 October 2026 - 17:44 WIT

Papua Selatan dalam Ancaman Api: Tim Task Force Patriot UGM Serukan Kolaborasi Tangani Karhutla

14 October 2026 - 14:04 WIT

Trending di KABAR PAPUA SELATAN