Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 26 May 2026 17:59 WIT

Detik-detik 44 Pendulang Emas Dievakuasi dari Kawe Pegubin Pasca Serangan KKB


					Sebanyak 44 penambang emas dievakuasi dari perbatasan Pegunungan Bintang dan Boven Digoel pasca serangan KKB. Foto: Humas Polda Papua. Perbesar

Sebanyak 44 penambang emas dievakuasi dari perbatasan Pegunungan Bintang dan Boven Digoel pasca serangan KKB. Foto: Humas Polda Papua.

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Polres Boven Digoel bergerak cepat memberikan pelayanan, pendampingan, serta bantuan kemanusiaan kepada para penambang emas yang tiba dari lokasi Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menuju Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Minggu 24 Mei 2026,

Kedatangan para penambang melalui jalur Sungai Digoel disambut langsung oleh personel Polsek Kouh dan Polres Boven Digoel guna memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar. Setibanya di Pelabuhan Distrik Kouh, para penambang langsung didata sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Iwot Tanah Merah.

Sebanyak 44 penambang emas dievakuasi dari perbatasan Pegunungan Bintang dan Boven Digoel pasca serangan KKB. Foto: Humas Polda Papua.

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perda Putra memimpin langsung proses penjemputan para penambang saat tiba di Pelabuhan Iwot Tanah Merah. Polres Boven Digoel menyiapkan fasilitas transportasi untuk membawa para penambang menuju Mapolres Boven Digoel agar dapat beristirahat dengan aman sebelum kembali ke keluarga masing-masing.

Sebanyak 33 orang penambang yang tergabung dalam gelombang pertama tiba lebih dahulu di Pelabuhan Iwot Tanah Merah dan langsung dijemput menggunakan kendaraan milik Polres Boven Digoel bersama Satgas Pamtas RI-PNG. Dari jumlah tersebut, dua orang mendapatkan penanganan medis di RSUD Boven Digoel karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan, sementara 31 orang lainnya dibawa ke Polres Boven Digoel untuk pendataan lanjutan dan istirahat.

Sebanyak 44 penambang emas dievakuasi dari perbatasan Pegunungan Bintang dan Boven Digoel pasca serangan KKB. Foto: Humas Polda Papua.

Selanjutnya, gelombang kedua yang berjumlah 11 orang tiba pada sore hari dan kembali disambut oleh personel Polres Boven Digoel. Sebanyak sembilan orang diarahkan menuju Polres Boven Digoel, sedangkan dua orang lainnya mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Boven Digoel.

“Secara keseluruhan, sebanyak 44 orang penambang berhasil tiba dengan aman di Kabupaten Boven Digoel. Polres Boven Digoel memastikan seluruh proses penjemputan, pendataan, hingga pelayanan kesehatan berjalan dengan baik,” katanya.

Selain memberikan pelayanan kepada para penambang, Polres Boven Digoel juga terus memperkuat koordinasi bersama TNI dan pemerintah daerah guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Boven Digoel, khususnya pada jalur-jalur transportasi masyarakat yang menghubungkan wilayah perbatasan dan pedalaman Papua Selatan. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Keamanan Bersama, Warga Ilaga Diminta Tak Bawa Panah dan Parang

25 May 2026 - 20:07 WIT

Tradisi Patah Panah Akhiri Pertikaian Wouma-Kurima dan Lani di Wamena

24 May 2026 - 15:22 WIT

Pendulang Emas yang Ditembak OPM Bertambah

22 May 2026 - 18:12 WIT

KPPBC Tipe Madya Pabean C Jayapura Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp127 Juta

22 May 2026 - 13:54 WIT

TNI Kerahkan Heli untuk Evakuasi Korban Pembunuhan OPM di Korowai Yahukimo

21 May 2026 - 18:42 WIT

Pelarian Berakhir, Kejari Jayapura Tangkap Mantan Ketua Pedagang Pasar Kota Jayapura

21 May 2026 - 18:22 WIT

Trending di PERISTIWA