KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Polda Papua mempertebal personel untuk mencegah konflik antarwarga di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya meluas.
Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere berkomitmen terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung penuh upaya penyelesaian konflik melalui pendekatan humanis, dialogis, dan berbasis kearifan lokal.
Direktur Pamobvit Polda Papua selaku Plh. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah memastikan langkah pengamanan terus diperkuat dengan menempatkan personel di titik-titik rawan, serta melakukan koordinasi intensif bersama tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere menyampaikan kekhawatirannya terhadap potensi konflik susulan, pasca proses pencarian korban selesai, mengingat saat ini massa dari kedua kelompok masih berkumpul di sejumlah titik di wilayah kota.
“Kami membutuhkan dukungan pengamanan tambahan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya, Kamis 13 Mei 2026, sat pertemuan di Mapolda Papua di Koya Koso, Kota Jayapura.
Dalam pertemuan rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja dan tokoh adat dalam proses mediasi, dukungan pemerintah daerah terkait penyelesaian denda adat, serta penguatan koordinasi lintas kabupaten untuk mencegah meluasnya mobilisasi massa.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito menyampaikan, situasi keamanan di wilayah Jayawijaya hingga saat ini masih terus dipantau secara intensif oleh aparat kepolisian bersama unsur terkait.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu benar. Percayakan penanganan situasi kepada aparat dan pemerintah daerah agar proses penyelesaian dapat berjalan secara damai dan bermartabat,” ujarnya. *** (Katharina)


















