Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 2 Apr 2026 19:57 WIT

Kapolda Papua Tengah: Saya Optimis Ungkap Kasus Dogiyai, Walau Butuh Proses


					Saat pertemuan Kapolda Papua Tengah Brigjen Polisi Jeremias Rontini bersama para tokoh masyarakat Dogiyai, yang berlangsung di salah satu kafe di Nabire. Perbesar

Saat pertemuan Kapolda Papua Tengah Brigjen Polisi Jeremias Rontini bersama para tokoh masyarakat Dogiyai, yang berlangsung di salah satu kafe di Nabire.

KABARPAPUA.CO, Nabire – Terkait kasus di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Brigjen Polisi Jeremias Rontini akan memproses pengungkapannya dilakukan secara bertahap, meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Saya optimis dan akan menggerakkan anggota untuk ungkap kasus Dogiayai, walaupun membutuhkan proses,” kata Jeremias menambahkan saat ditemui wartawan di Nabire, Kamis, 2 April 2026. 

Kapolda Papua Tengah Brigjen Polisi Jeremias Rontini juga mengapresiasi pertemuan bersama para tokoh masyarakat Kabupaten Dogiyai, yang berlangsung di salah satu kafe di Nabire. 

Jeremias menilai, pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Kabupaten Dogiyai.

“Saya merasa senang, sabab ini langkah positif menjaga stabilitas keamanan daerah. Ini merupakan dukungan menciptakan kondisi Dogiyai yang aman dan tenang,” jelas Jeremias kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, Jeremias juga menegaskan komitmennya untuk membentuk tim investigasi independen guna menjamin objektivitas dalam penanganan kasus yang terjadi. 

Tim tersebut rencananya akan melibatkan berbagai pihak, antara lain Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), unsur gereja, serta pihak terkait lainnya.

Menurut Jeremias, langkah-langkah strategis akan segera disusun, termasuk pelaporan kepada Gubernur Papua Tengah dan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk merumuskan solusi terbaik.

Jeremias juga memastikan, pendekatan transparansi akan menjadi prioritas, termasuk membuka ruang informasi dari masyarakat, guna mendukung proses investigasi yang objektif dan akuntabel. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Nabire Evakuasi Penemuan Jenazah Seorang Pria di Kelurahan Karang Mulia

9 July 2026 - 20:44 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 Tangkap DPO Jaringan Peredaran Senjata Api Ilegal Yalimo-Yahukimo

9 July 2026 - 17:50 WIT

Polisi Gagalkan Penjualan Amunisi Ilegal di Kota Jayapura

8 July 2026 - 21:14 WIT

Inilah Hasil Olah TKP Pembakaran Pesawat AMA dan Pembunuhan Pilot Amerika di Yahukimo

8 July 2026 - 19:32 WIT

IPI: Pilot dan Pesawat Sipil Bukan Sasaran Konflik di Papua

7 July 2026 - 00:01 WIT

Penonton Film Pesta Babi Donasikan Rp517-an Juta untuk Pengungsi Konflik Papua

6 July 2026 - 14:42 WIT

Trending di PERISTIWA