KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) resmi menggelar Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup di Kota Jayapura.
Sebanyak 1.216 peserta dari berbagai wilayah di Papua hingga luar Papua ikut menyukseskan turnamen ini.
Adapun tema yang diambil, yakni “Domino Merekatkan Persaudaraan Menuju Papua Cerah yang Harmonis”.
Dalam sambutan Gubernur Papua yang diwakilkan Plt Kadisorda Provinsi Papua Laorens Wantik menyampaikan,pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai wadah menunjukkan prestasi terbaik.
Laorens menegaskan, penyelenggaraan turnamen sejalan dengan visi Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.
Menurutnya, Domino bukan sekadar permainan rakyat, melainkan olahraga yang melatih strategi, konsentrasi, kecerdasan emosional, serta memperkuat harmoni sosial.
“Domino mengajarkan kerja sama, kejujuran, dan semangat kompetitif yang sehat dalam bingkai persatuan,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB Pordi), Dr KH Andi Jamaro Dulung mengungkapkan, PORDI berupaya pendekatan sport sains dengan melahirkan pordi ini sebagai institusi olahraga yang petunjuk permainan bagi semua atlet dari Sabang sampai Merauke bermain secara profesional dengan aturan yang sama.
Andi menekankan, adanya Pordi bisa mengangkat derajat permainan yang dulu hanya di pandang sebagai permainan pada posisi menengah bawah.
“Permainan yang dimulai dari sudut desa, warkop, tempat parkir, dan lainnya. Saat ini bisa dimainkan hingga di hotel berbintang lima,” ujarnya.
Andi berharap lewat turnamen Domino di Papua ini akan menjadi contoh dan teladan bagi provinsi lain di wilayah tengah.
“Kami harap jika kita berkumpul seperti ini, jangan lupa bergerak di bidang sosial, bantu masyarakat,” bebernya
Ketua Panitia, Cintiya R. Talantan menambahkan, turnamen kali ini diikuti 1.216 atlet, terdiri dari 512 peserta reguler dan 96 tim eksekutif. “Persaingan akan berlangsung ketat dengan total hadiah Rp335 juta,” katanya.
Cintiya juga mengapresiasi dukungan sponsor seperti HIPMI Papua, Telkomsel, Honda, Wuling, Maxim, dan mitra lainnya, serta kehadiran 18 tenant UMKM yang ikut meramaikan kegiatan.
Cintiya menambahkan, domino kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara resmi oleh Pordi.
“Dari teras rumah hingga arena nasional, domino kini menjadi olahraga yang penuh nilai sportivitas dan berdaya saing,” katanya.
Turnamen ini diharapkan melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional bahkan internasional. ***(Imelda)

















