Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 13 Jan 2026 23:07 WIT

Aksi Heroik Polairud Polres Waropen Selamatkan 9 Nyawa dari Kapal Terbalik


					Penyelamatan 9 korban perahu terbalik di perairan Saireri. Foto: Humas Polda Papua Perbesar

Penyelamatan 9 korban perahu terbalik di perairan Saireri. Foto: Humas Polda Papua

KABARPAPUA.CO, Waropen– Satuan Polairud Polres Waropen melakukan aksi penyelamatan cepat (quick response) terhadap 9 orang korban kecelakaan laut di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Kabupaten Waropen, Selasa 13 Januari 2026. Kapal cepat (speed boat) yang ditumpangi para korban terbalik setelah dihantam cuaca ekstrem.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengonfirmasikan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ia mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang langsung bergerak sesaat setelah menerima laporan warga.

“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi di bawah pimpinan Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak. Respons cepat ini sangat krusial sehingga seluruh korban dapat diselamatkan tanpa ada korban jiwa,” ujar Kombes Pol. Cahyo dalam keterangannya di Jayapura, Selasa sore.

Kronologi

Kecelakaan bermula saat rombongan berangkat dari Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen. Namun, saat melintasi kawasan Tanjung 14 Laut Saireri sekitar pukul 08.15 WIT, speed boat dihantam angin kencang dan gelombang tinggi hingga terbalik.

Insiden ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas menggunakan speed boat dari Kampung Mambai. Saksi tersebut sempat memberikan pertolongan awal dengan mengevakuasi korban ke pinggir pantai sebelum melapor ke Pos Polairud terdekat.

Berdasarkan data Kepolisian, 9 korban yang berhasil dievakuasi dan telah mendapatkan penanganan kesehatan awal adalah: Oto Eldrin Jitmau, Nufendi Tuan, Anita Erari, Aplena Gamai, Esau Yakup Jitmau, Abraham Jitmau, Petrus Pandori, Daniel Perkowe dan Hanok Sikowai.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp128 juta. Kerugian tersebut mencakup satu unit speed boat, dua unit mesin tempel, satu unit sepeda motor, satu unit laptop, serta sejumlah uang tunai. Hingga saat ini, bangkai kapal dan mesin belum dapat diangkat ke darat karena kendala peralatan dan cuaca.

Menyikapi insiden ini, Polda Papua mengimbau keras masyarakat pengguna transportasi laut untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan jika cuaca buruk dan selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket sebelum berlayar,” tegas Kombes Pol. Cahyo. ***(Katharina/rilis)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA