Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 27 Jul 2024 00:00 WIT

Mulai Dibangun, Monumen 7 Suku Simbol Identitas Kepulauan Yapen


					Penjabat Bupati Yapen Welliam Manderi meninjau renovasi Tugu Perjuangan Rakyat Serui, Jumat 26 Juli 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Yapen Welliam Manderi meninjau renovasi Tugu Perjuangan Rakyat Serui, Jumat 26 Juli 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pembangunan Monumen 7 Suku yang berlokasi di Pelataran Tanjung Wumbai, Kabupaten Kepulauan Yapen, mulai berjalan.

Proses pembangunan ditandai dengan peletakkan batu pertama atau groundbreaking oleh Penjabat Bupati Yapen, Welliam Robertzon Manderi, Jumat 26 Juli 2024.

Groundbreaking dihadiri Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Baskoro Wijaya Admanto dan Kabag Ren Polres Yapen AKP Abdul Rachim. Bahkan Ketua Dewan Adat Saireri Welem Zaman Bonai dan serta Kepala Distrik Yapen Selatan Radhinal Sidharta turut menyaksikan.

Penjabat Bupati Yapen, Welliam Manderi, mengatakan pembangunan Monumen 7 Suku merupakan kebijakan pemerintah daerah. Monumen ini simbol harkat dan martabat 7 suku yang ada di Kepulauan Yapen.

“Tujuh suku yang mendiami pulau ini harus memiliki identitas. Monumen ini menjadi gambaran lambang dari Pulau Panjang ini,” ujarnya.

Penjabat Bupati Yapen Welliam Manderi meletakan batu pertama Monumen 7 Suku, Jumat 26 Juli 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Monumen ini menggambarkan ciri khas dari seluruh suku yang memperlihatkan jati diri Kabupaten Kepulauan Yapen. Selain itu juga bentuk penghargaan adat yang sangat tinggi.

“Ini dipandang penting untuk dimunculkan khususnya kepada generasi muda, sehingga kedepan memahami adatnya yang tercermin lewat Monumen 7 Suku,” katanya.

Ia berharap, pembangunan Monumen 7 Suku dapat tuntas dalam kurun waktu 121 hari. “Budaya kita dapat terlihat lewat berdirinya Monumen 7 Suku sebagai identitas Kabupaten Kepulauan Yapen,” pungkasnya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 488 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kampung Sarwandori Gelar Festival Teluk Mioka 2026, Pamerkan Potensi Lokal

23 August 2026 - 01:41 WIT

Cara Pemkab Yapen Jadikan HUT RI Jadi Ajang Kebersamaan

21 August 2026 - 01:02 WIT

Fraksi NasDem Soroti Pengelolaan Aset dan Pinjaman Rp15 Miliar Pemda Yapen

15 August 2026 - 17:41 WIT

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Alasan Rian Hendrik Dukung Warga Sawenui Kembangkan Padi Ladang

14 August 2026 - 22:11 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN