KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Satgas Damai Cartenz menangkap 28 orang yang diduga berafiliasi dengan aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo. Operasi intensif dilakukan selama sebelas hari, mulai 10–21 Februari 2026.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan dari 28 orang, 9 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. “Operasi dilakukan di 6 lokasi berbeda dengan eskalasi yang meningkat di hari-hari terakhir,” katanya.
Yunus bilang, para tersangka diduga kuat merupakan otak dan eksekutor di balik rentetan aksi berdarah di Yahukimo dalam rentang waktu 2022 hingga awal 2026.
Beberapa daftar kejahatan menonjol yang berhasil diungkap meliputi:
- Tersangka SMA, diduga terlibat pembakaran Ruko Blok B pada 14 Februari 2026.
- Tersangka Ferry Allindan, Elix Malio, & Olannalinya, Terlibat pembakaran SMP Metanoia.
- Kasus Penembakan dan Pembunuhan: Para tersangka juga dikaitkan dengan penembakan anggota Brimob (2022), pembunuhan pendulang emas (April 2025), serta penembakan sopir dan pedagang di sepanjang Februari 2026.
“Kami masih mendalami keterlibatan tersangka lainnya. Fokus kami adalah mengungkap seluruh jaringan tindak pidana yang selama ini meresahkan warga Yahukimo,” kata Yusuf.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita sejumlah senjata tajam (parang, tombak, panah), alat komunikasi, hingga atribut bendera Bintang Kejora. Meski senjata api belum ditemukan, Satgas memastikan pencarian terus dilakukan.
Satgas Damai Cartenz menduga meningkatnya keamanan di Yahukimo dipicu kaburnya salah satu pentolan KKB dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025 lalu. Kehadiran tokoh tersebut diduga memicu konsolidasi kelompok untuk kembali melakukan aksi pembakaran dan pembunuhan. *** (rilis)


















