KABARPAPUA.CO, Wamena– Sebanyak 472 orang mengungsi di Mako Polres Jayawijaya untuk mendapatkan perlindungan dan pengamanan, pasca perang antarwarga pecah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Bentrokan warga kembali pecah pada Jumat 15 Mei 2026 yang melibatkan dua kelompok warga di sejumlah titik di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, di antaranya di Jalan Diponegoro dan Pasar Wouma.

Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co
Aparat gabungan dari Polres Jayawijaya bersama Brimob Kompi 4 Batalyon B Wamena terus melakukan upaya pencegahan, pengamanan, dan monitoring guna meredam konflik horizontal atau perang suku yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,
Aparat keamanan mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri, tidak terprovokasi, dan mengedepankan penyelesaian secara damai melalui jalur adat dan hukum demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Jayawijaya. *** (Agris Wistrijaya)


















