KABARPAPUA.CO, Serui– Pemerintah Distrik Raimbawi bersama masyarakat menyediakan meja dan kursi bagi siswa yang akan mengikuti ujian tahun pelajaran 2025/2026 di Distrik Paparu.
Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen, Marinus Manufandu yang langsung memonitoring ke sekolah-sekolah mengapresiasi dukungan warga.
Marinus juga menghadiri penyerahan meja dan kursi hasil swadaya Pemerintah Distrik Raimbawi bersama masyarakat. Fasilitas tersebut diserahkan kepada pihak sekolah guna menunjang pelaksanaan ujian tahun pelajaran 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Mei mendatang.
Marinus bilang, berdasarkan hasil monitoring, setiap sekolah terlihat telah mempersiapkan diri dengan baik. Proses pelaksanaan ujian ini memang sudah direncanakan sejak jauh hari.
“Kami berterima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemerintah Distrik Raimbawi dan menjadi contoh dalam mengerjakan proses, bukan hanya mengejar hasil,” ujar Marinus.Rabu, 6 Mei 2026.
Ia berharap langkah yang dilakukan Distrik Raimbawi dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di daerah terpencil.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Raimbawi, Dody Lefta menjelaskan terdapat 40 siswa yang akan mengikuti ujian, sehingga dibuat penambahan meja sebanyak 25 unit, dengan kapasitas satu meja untuk dua siswa. “Kami juga menyiapkan 27 kursi yang jika digabung dengan fasilitas sekolah, totalnya mencukupi untuk 40 peserta ujian,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyediaan fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Distrik Raimbawi dan Pemerintah Kampung Waindu, dengan menggunakan dana operasional distrik.
“Biaya yang dikeluarkan meliputi pembelian paku, cat, dan bahan bakar minyak (BBM), sementara kayu merupakan kontribusi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan,” tambah Dody.
Proses pembuatan meja dan kursi tersebut berlangsung selama kurang lebih dua minggu dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dalam mengikuti ujian. *** (Ainun Faathirjal)


















