Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 14 Feb 2026 00:00 WIT

Wabup Yapen Pastikan Kartu Nelayan Gratis hingga Pelurusan Data Pendidikan


					Wakil Bupati, Roi Palunga saat pimpin apel bersama. Foto: Humas Pemda Yapen Perbesar

Wakil Bupati, Roi Palunga saat pimpin apel bersama. Foto: Humas Pemda Yapen


KABARPAPUA.CO, Serui– Wakil Bupati, Roi Palunga memastikan kartu nelayan bisa diberikan secara gratis kepada masyarakat, namun diduga ada oknum yang memungut biaya hingga Rp100 ribu. 

“Kartu nelayan tidak dipungut biaya alias gratis. Jangan ada yang bermain dan memanfaatkan masyarakat. Kita tidak boleh bekerja seperti itu, karena masyarakat kita masih susah,” katanya pada apel bersama, Jumat 13 Februari 2026.

Dihadapan ASN, dia juga membantah pemberitaan yang menyebutkan 60 persen anak-anak Yapen yang naik kelas belum bisa membaca. Ia menilai informasi tersebut tidak tepat dan berpotensi mencoreng nama baik pemerintah daerah.

Diketahui, Yayasan Rumsram bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan survei di 10 sekolah dasar. Hasilnya menunjukkan sekitar 60 persen siswa kelas 1, 2, dan 3 di sekolah yang disurvei belum mampu membaca, menulis, dan berhitung.

“Saya kira berita itu tidak betul sehingga saya langsung komplain. Bahasanya sangat mencoreng wajah pemerintah daerah. Tidak semua di Yapen. 60 persen itu hanya beberapa sekolah yang disurvei,” katanya.

Dirinya mengingatkan insan pers agar menyajikan informasi secara profesional dan proporsional.

“Kalau kita buat berita, judulnya harus sesuai dengan isinya. Jangan karena ingin berita naik, lalu mencoreng wajah pemerintah daerah, apapun alasannya,” katanya.

Dia juga menyampaikan menyampaikan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pakaian dinas dan tata naskah dinas telah dapat diakses melalui portal resmi pemerintah daerah. Ia meminta seluruh ASN menyesuaikan pelaksanaan tugas administrasi dan penggunaan atribut sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai apel, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta kembali ke instansi masing-masing untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan kantor dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Kepulauan Yapen ke-57 Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga meminta dukungan doa bagi langkah Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua yang tengah melakukan terobosan di sektor perikanan.

Ia mengungkapkan, pada 2025 sebanyak tujuh kampung nelayan telah siap, dan kini bertambah 16 kampung, sehingga total menjadi 23 kampung nelayan di Kabupaten Kepulauan Yapen.“Kita berharap teman-teman perikanan mendukung seluruh program ini agar berjalan maksimal. Apa yang dilakukan kepala dinas merupakan instruksi langsung dari Bupati,” ujarnya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polemik TPB Temui Titik Terang, Pemda Yapen Pastikan Nakes Dibayar Sesuai Perbup

27 April 2026 - 15:16 WIT

TPB Nakes RSUD Serui hanya Rp500 Ribu, Ada Apa?

25 April 2026 - 21:45 WIT

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW 2026-2046 Disahkan, Pemkab Yapen akan Perbaiki Kinerja

25 April 2026 - 17:55 WIT

Realisasi PAD Minim, Pansus DPRK Yapen Soroti Kinerja OPD dalam Sidang LKPJ

24 April 2026 - 16:22 WIT

Program Kampung Nelayan Merah Putih Disambut Positif di Kampung Ketuapi

22 April 2026 - 17:51 WIT

Musrenbang Otsus Yapen: Satukan Gagasan dari Kampung demi Kesejahteraan Rakyat

22 April 2026 - 16:33 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN