Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 4 Dec 2023 12:43 WIT

Velix Wanggai: Pondasi Kepemimpinan Kondomo Jadi Sejarah di Papua Pegunungan


					Pj Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai saat bersama Nikolaus Kondomo saat serah terima jabatan di Kemendagri. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Pj Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai saat bersama Nikolaus Kondomo saat serah terima jabatan di Kemendagri. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai memastikan perjalanan kepemimpinan yang lama akan menjadi sejarah dan pondasi roda pemerintahan selanjutnya.

Velix menyatakan hal itu dalam serah terima jabatan dari Penjabat Gubernur Papua Pegunungan sebelumnya, Nikolaus Kondomo kepada dirinya yang dilaksanakan di Kemendagri, Senin 4 Desember 2023.

Velix bilang, kepemimpinan Kondomo telah dilakukan sejumlah hal yang baik, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik.  “Penyiapan kelembagaan pemerintahan adalah inisiasi pondasi yang baik untuk dilanjutkan,” kata Velix.

Velix bahkan akan melanjutkan sejumlah hal yang telah diletakan oleh kepemimpinan sebelumnya, mulai dari aspek kerangka perencanaan rencana pembangunan daerah atau RPD, berbagai dokumen teknis sektoral. Lalu, kerangka pembiayaan 1 tahun yang telah berjalan APBD 2023, bentuk kebijakan keuangan dan program strategis yang ada di APBD.

Kemudian kelembagaan yang telah dilakukan, mulai dari sisi perangkat organisasi, MRP, KPU dan Bawaslu, termasuk pada kerangka program strategis nasional.

Velix juga menyebutkan arahan 7 poin dari Wamendagri yang menjadi prioritas ke depan yang dilaksanakan dalam konteks penyiapan kerangka fiskal  APBD yang harus diselesaikan dalam waktu satu minggu  hingga menjelang akhir tahun 2023.

“Pada 2024, kerangka perencanaan dan data menjadi hal yang sangat penting yang harus diletakkan dari seluruh OPD, karena menjadi panduan. Harapannya, dengan perencanaan yang baik, maka program-program bisa berjalan dengan tepat,” ujarnya. 

Pemprov Papua Pegunungan juga akan terus berkoordinasi dengan BP3OKP untuk sinkronisasi harmonisasi kebijakan anggaran program dari pusat ke provinsi dan kabupaten kota. 

“Saya harapkan dukungan para tokoh untuk bergandengan tangan berkolaborasi untuk membangun rumah baru kita, Honai baru Provinsi Papua pegunungan,” ujarnya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 210 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jelang Iduladha, Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan Bantuan Hewan Kurban dari Presiden RI

23 May 2026 - 19:45 WIT

Babak Baru Penanganan Konflik di Papua Pegunungan

17 May 2026 - 22:56 WIT

Namanya Dicemarkan Lewat Rekaman Suara, Gubernur John Tabo Pastikan Polisi Usut Pelaku

17 May 2026 - 20:56 WIT

Pengungsi Korban Konflik Antarwarga Bertambah, Begini Langkah Prioritas Gubernur Papua Pegunungan

17 May 2026 - 18:37 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Rancang Program Kerja Berdampak Nyata

13 May 2026 - 17:09 WIT

Program MBG di Papua Pegunungan dengan Pendekatan Pangan Lokal

10 May 2026 - 08:38 WIT

Trending di KABAR PAPUA PEGUNUNGAN