Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PEGUNUNGAN BINTANG · 1 Feb 2024 12:54 WIT

TPS di 12 Distrik Rawan Gangguan KKB Pegunungan Bintang Tak Berpindah Lokasi 


					Ilustrasi TPS di Papua. (KabarPapua.co) Perbesar

Ilustrasi TPS di Papua. (KabarPapua.co)

KABARPAPUA.CO, Sentani– KPU Pegunungan Bintang memastikan TPS di 12 distrik dengan kategori rawan gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tetap melaksanakan pencoblosan di lokasi yang telah ditentukan.

Kesepakatan ini diambil saat pertemuan pimpinan partai politik (parpol), TNI Polri, penyelenggara pemilu dan Pemkab Pegunungan Bintang dalam mengantisipasi gangguan keamanan pada Pemilu 2024.

Ketua KPU Pegunungan Bintang, Yulius Uopdana menjelaskan jaminan keamanan saat pencoblosan di TPS dipastikan oleh parpol dan penyelenggara Pemilu,  sehingga disepakati tak ada pengawalan petugas keamanan TNI Polri.

“Para pimpinan dan kader parpol beranggapan, jika ada pengawalan justru akan memicu kelompok yang berseberangan untuk berbuat hal-hal yang tak diinginkan. Maka dari itu, para pimpinan dan kader parpol menjamin pencoblosan tetap dilakukan di 12 distrik dan akan berlangsung dengan baik. Kami harapkan semua terlaksana dengan baik,” jelas Yulius ditemui di Sentani, Selasa 30 Januari 2024.

Dalam proses pencoblosan, Pegunungan Bintang dikenal dengan sistem demokrasi, bukan noken. “Dipastikan keamanan terjamin yang akan bekerjasama dengan panitia distrik (pandis) dan parpol,” ujarnya.

Untuk diketahui DPT di Pegunungan Bintang sebanyak 106.39o pemilih dengan jumlah TPS 400-an yang tersebar di 34 distrik dan 270 kampung. 

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Mohamad Dafi Bastomi menghargai keputusan yang telah diambil penyelenggara Pemilu, parpol hingga pemda setempat.

“Atas kesepakatan dari semua pihak tidak adanya pengamanan, kami sangat menghormati itu. Yang terpenting pelaksanaan Pemilu berjalan baik, semua pihak dan para tokoh bersepakat akan menjamin keamanan,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan untuk pengamanan Pemilu, pihaknya mendapatkan perbantuan dari Polda Papua sebanyak 80-an personel, ditambah personel Polres Pegunungan Bintang 145 orang.

“Personel yang dioperasi di PAM TPS sebanyak 137 personel dan sisanya berjaga di obyek vital negara dan kantor pemerintahan,” ujarnya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sekda Pegunungan Bintang Tepis Isu Pemotongan Dana Desa: Bukan Kami yang Kelola

14 June 2024 - 20:12 WIT

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Oksibil Terima Bantuan 50 Sepeda Gunung

25 May 2024 - 16:57 WIT

RSUD Oksibil Hemat Rp504 Juta Berkat Bantuan Solar Cell dari Kemensos

25 May 2024 - 15:54 WIT

Spei Yan Bidana, Pemimpin yang Visioner

13 May 2024 - 10:18 WIT

Makna Usia 28 Tahun untuk IMPPETANG

9 May 2024 - 08:31 WIT

Hardiknas 2024 di Oksibil, Momentum Perkuat Pendidikan untuk Membangun Daerah

3 May 2024 - 19:19 WIT

Trending di KABAR PEGUNUNGAN BINTANG