Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 10 Jun 2025 22:38 WIT

TK Pertiwi IV Serui Luluskan 77 Peserta Didik


					Susana acara penamatan TK Pertiwi IV Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. (Humas Pemda Kepulauan Yapen) Perbesar

Susana acara penamatan TK Pertiwi IV Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. (Humas Pemda Kepulauan Yapen)

KABARPAPUA.CO, Serui – Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi IV Serui resmi menamatkan 77 peserta didik cerdas dan berkarakter. Kegiatan ini digelar di Gedung Silas Papare Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa, 10 Juni 2025.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kepulauan Yapen, Oktovianus Ayorbaba yang hadir dalam kegiatajn ini mengatakan, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak.

“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada semua guru TK Pertiwi IV Serui yang penuh kesabaran dan cinta membimbing anak-anak hingga berhasil ditamatkan di hari ini,” kata Otovianus yang membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy.

Kepala Sekolah TK Pertiwi IV Serui,Astri Rosita Sarbini, S.Pd.Gr menyampaikan,terdapat dua program penting diluncurkan TK Pembina IV Serui, yakni Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Sekolah Inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurut Astrid, TK Pertiwi IV Serui saat ini terdapat 121 siswa dengan 8 Guru pengajar serta staf pendukung dilengkapi 14 ruangan dan 7 kelas.

“Kami ingin menjadi sekolah yang bisa menjangkau semua anak, tanpa terkecuali. Sebab, semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan menyenangkan,” katanya.

Astrid menjelaskan, pembelajaran yang ajarkan mulai membaca dan berhitung serta ekstrakurikuler sekolah seperti seni tari, komputer, dan bahasa menjadi sarana belajar.

“Selain menerima ilmu lewat kegiatan pembelajaran, siswa diberikan nilai moral, rasa peduli, kejujuran, serta rasa cinta tanah,” kata Astrid. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Alasan Rian Hendrik Dukung Warga Sawenui Kembangkan Padi Ladang

14 August 2026 - 22:11 WIT

Temuan BPK dan Penghapusan Aset Rp235,9 Miliar Jadi Sorotan Rapat Paripurna DPRK Yapen

14 August 2026 - 21:40 WIT

Kunjungi GKI Getsemani Mawei, Tonny Tesar dan Rian Hendrik Bantu Semen

12 August 2026 - 18:36 WIT

Pantau Pembangunan Kampung Nelayan Ketuapi, Tonny Tesar Soroti Kondisi Jembatan

11 August 2026 - 19:48 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN