Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 28 May 2025 20:55 WIT

Tambang Emas Diduga Ilegal di Kaimana Gunakan Merkuri


					Tersangka tambang emas yang diduga ilegal di Teluk Etna. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Tersangka tambang emas yang diduga ilegal di Teluk Etna. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti saat menutup aktivitas penambangan emas yang diduga ilegal di Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Selain peralatan kerja dan material tanah yang diduga mengandung emas, polisi juga mengamankan botol air mineral yang diduga berisi air raksa atau merkuri.

Berdasarkan pengakuan ketua group dilokasi penambangan berinisial AM, merkuri tersebut digunakan untuk memisahkan emas.

“Itu untuk kasih masuk dalam tromol, baru dilihat apakah ada emas atau tidak,” jelas AM kepada wartawan saat Polres Kaimana menggelar pres release belum lama ini.

Di TKP sendiri, ada delapan buah tromol. Bahan material yang digali kemudian dimasukan kedalam tromol tersebut dan dicampur dengan Merkuri selanjutnya diputar selama kurang lebih dua jam.

Setelah diputar, nantinya emas yang ada dalam material tanah akan terpisah dan terkumpul menjadi satu.

Kapolres Kaimana AKBP Satria Dwi Dharma kepada wartawan dalam kesempatan itu menyatakan, kedelapan tromol itu tak dibawah ke kota karena sangat berat. Semuanya telah di las dan untuk mengangkat satu tromol saja harus empat orang. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Daftar Kerusakan dan Korban Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Jayapura

9 May 2026 - 18:30 WIT

Polisi Periksa 14 Orang Pasca Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Jayapura

9 May 2026 - 16:02 WIT

Tanpa Ampun! Lapas Serui Nyatakan Perang Lawan Handphone Ilegal dan Narkoba

9 May 2026 - 13:58 WIT

Buntut Tabrakan di Wanampompi Yapen, Massa Ngamuk Bakar Kendaraan Roda Empat

9 May 2026 - 12:14 WIT

6 Rumah Habis Terbakar di Dok VIII Jayapura

7 May 2026 - 22:48 WIT

Predator Seksual Ditangkap di Boven Digoel, 29 Anak Jadi Korban

7 May 2026 - 16:30 WIT

Trending di PERISTIWA