Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 6 Nov 2026 09:53 WIT

Sempat Kontak Tembak di Kali Braza Yahukimo, TNI Habema Temukan Senpi Rakitan dan Amunisi OPM


					Temuan barang bukti di bangunan kayu di sekitar Kali Braza Dekai Yahukimo. Foto: Satgas Habema Perbesar

Temuan barang bukti di bangunan kayu di sekitar Kali Braza Dekai Yahukimo. Foto: Satgas Habema

KABARPAPUA.CO,Yahukimo– Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir/HP Koops TNI Habema mendapatkan barang bukti  satu pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, pistol airsoft gun, alat bidik teleskop, amunisi, senjata tajam, busur dan anak panah, perangkat komunikasi, dokumen, serta perlengkapan lainnya.

Barang bukti tersebut didapat saat patroli pada sebuah bangunan kayu yang berada di sekitar Kali Braza, Kampung Kimbule, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Selasa 3 November 2026.

Informasi yang didapat, bangunan tersebut pernah digunakan oleh kelompok bersenjata OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak sebagai tempat persinggahan.

Patroli dilaksanakan menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Elkius Kobak yang diduga memanfaatkan kawasan tersebut.

Saat pemeriksaan  bangunan kayu, personel mendapati dua orang yang kemudian menjauh dari lokasi. Setelah diberikan peringatan, situasi berkembang menjadi kontak tembak singkat akibat adanya tembakan dari arah kelompok bersenjata. Kontak tembak berakhir tanpa korban jiwa maupun luka-luka dari kedua pihak.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto menyampaikan setiap tindakan prajurit harus dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai aturan pelibatan, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Saya mengapresiasi profesionalisme prajurit yang mampu melaksanakan tugas dan mengamankan persenjataan tanpa menimbulkan korban jiwa. Kita harus tetap tegas terhadap setiap ancaman bersenjata, tetapi keberhasilan operasi tidak selalu harus diukur dari jatuhnya korban. Yang lebih penting adalah berkurangnya ancaman dan semakin terjaganya keselamatan masyarakat,” tegas Brigjen TNI Riyanto.

Pangkoops juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan dan pegunungan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.

“Jalan damai selalu terbuka. Mari kembali membangun kampung, menjaga kehidupan keluarga, dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Papua. Keamanan harus membuka ruang bagi kehidupan masyarakat yang semakin normal dan damai,” tambahnya.

Koops TNI Habema akan terus menjaga keamanan wilayah Yahukimo melalui langkah pengamanan yang profesional, disertai pendekatan teritorial dan kemanusiaan untuk mendukung kehidupan masyarakat yang aman, sejahtera, dan damai berkelanjutan. *** (Rls/Katharina)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Potret Kehangatan Tim Kesehatan Damai Cartenz Jemput Bola di Ilaga

5 November 2026 - 23:21 WIT

Suara dari Ujung Timur: Cipayung Papua Desak Hukuman Berat Pelaku Penyadapan Presiden

4 November 2026 - 22:18 WIT

Polda Papua Tengah: Vape Dilarang untuk Polisi, Tanpa Pengecualian

3 November 2026 - 11:27 WIT

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Trending di PERISTIWA