Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 10 Sep 2026 22:37 WIT

Sadar Hukum, Warga Supiori Serahkan Senpi Rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi


					Saat konferensi pers yang digelar Polres Supiori terkait warga serahkan senpi  rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi. (Foto dok: Polres Supiori) Perbesar

Saat konferensi pers yang digelar Polres Supiori terkait warga serahkan senpi rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi. (Foto dok: Polres Supiori)

KABARPAPUA.CO, Jayapura – Kesadaran masyarakat menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Supiori, Papua, patut diacungi jempol. Seorang warga lokal berinisial IWE (37) secara sukarela melangkah ke Ruang Satuan Intelkam Polres Supiori untuk menyerahkan satu unit senjata api rakitan beserta puluhan amunisi aktif yang selama ini tersimpan di rumahnya.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar Polres Supiori di Aula Rumkankon pada Kamis, 10 September 2026, dipimpin Kapolres Supiori Kompol Frits J. Erari, didampingi Kasat Intelkam AKP Ian, Kasat Reskrim AKP Gema Brajaksono, dan Kasi Humas Ipda Helmer Yawan.

Penyerahan barang berbahaya merupakan buah manis dari pendekatan persuasif dan penggalangan humanis yang dilakukan jajaran Satintelkam Polres Supiori. Proses penyerahan senjata dilakukan pada Kamis, 2 Juli 2026 lalu di ruang Satintelkam Polres Supiori.

Didampingi jajaran internal, AKP Ian menerima langsung barang bukti dari tangan IWE tanpa ada unsur paksaan maupun ancaman. Adapun rincian barang bukti yang diamankan meliputi: 1 unit senjata api rakitan (secara visual menyerupai/replika senjata PCP), 42 butir amunisi kaliber 9 mm, 1 butir amunisi kaliber 45 mm.

Berdasarkan pemeriksaan awal, IWE mengaku telah memiliki senpi rakitan dan amunisi tersebut selama beberapa tahun untuk keperluan berburu. Namun, karena aktivitas berburu sudah lama ditinggalkan, ia memilih menyerahkannya kepada pihak berwajib demi keselamatan bersama.

“Kami mengapresiasi iktikad baik IWE dan diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat Papua, khususnya di Supiori. Ini menjadi contoh nyata bagaimana warga turut berperan aktif menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” kata Kompol Frits J. Erari.

Saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman teknis terkait asal-usul senjata, proses perakitan, hingga pemetaan potensi keberadaan barang serupa di wilayah hukum Polres Supiori.

Menutup konferensi pers, Polres Supiori menyampaikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat, diantaranya dilarang keras menyimpan atau menguasai senjata api, senpi rakitan, amunisi, maupun sisa bahan peledak peninggalan Perang Dunia II dan jika menemukan atau mengetahui keberadaan senjata dan amunisi ilegal, segera hubungi kantor polisi terdekat.

Kemudian bagi warga setempat diimbau menghindari memindahkan, membongkar, atau memperjualbelikan barang berbahaya yang ditemukan. “Mari bersama-sama merawat Kabupaten Supiori agar tetap aman, damai, dan harmonis,” kata Kapolres Supiori menambahkan. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB di Dekai, 1 Tewas

13 October 2026 - 22:40 WIT

Kejati Papua Tetapkan Mantan Kadis PUPR Boven Digoel Tersangka Kasus Korupsi Rp10,64 Miliar

13 October 2026 - 14:13 WIT

Dari Pengabdian Menjadi Berkat, TMMD di Nabire Bangun Gereja untuk Umat

13 October 2026 - 13:42 WIT

Bupati Mesak Magai Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 1705 Nabire

13 October 2026 - 11:34 WIT

Kapolres Nabire: “Tak Ada Warga Ditembak Bernama Alberth Pigome di Pasar Karang”

12 October 2026 - 19:21 WIT

Kapolres Nabire Bantah Isu Diskriminasi dan Intimidasi Pelajar Penolak MBG

12 October 2026 - 16:24 WIT

Trending di PERISTIWA