Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 15 Aug 2026 22:03 WIT

Ricuh Unjuk Rasa di Kota Jayapura, 7 Polisi Kena Lemparan Batu hingga Terinjak


					Pengamanan kepolisian pada unjuk rasa di Kota Jayapura. Foto: Humas Polresta Jayapura Kota. Perbesar

Pengamanan kepolisian pada unjuk rasa di Kota Jayapura. Foto: Humas Polresta Jayapura Kota.

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Unjuk rasa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura yang digelar di Ekspo Waena dan Perumnas 3 sempat terjadi kericuhan dengan aparat keamanan yang berjaga. Akibatnya 7 personel kepolisian terluka kena lemparan batu dan dilarikan ke RS Bhayangkara Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, membenarkan personelnya mengalami luka dan cedera saat menjalankan tugas pengamanan.

“Ke-7 personel menjalani rawat inap. Beberapa personel mengalami luka dan memar akibat benturan dan lemparan batu serta terinjak saat berupaya mengendalikan situasi di tengah kerumunan massa,” katanya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Untuk memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Polresta Jayapura Kota mengerahkan sekitar 1.560 personel gabungan untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik yang menjadi lokasi konsentrasi massa.

Kapolresta menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan terukur, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terkendali serta aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Setelah penyampaian aspirasi selesai, massa secara bertahap membubarkan diri. Kondisi di sejumlah wilayah Kota Jayapura kemudian berangsur kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.

Kapolresta Jayapura Kota mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial. *** (Rls/Katharina)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama di Nabire

9 September 2026 - 16:46 WIT

Kantor Komnas HAM Papua Dilempar Bom Molotov

9 September 2026 - 12:10 WIT

78 Tahun Polwan Mengabdi, Kapolres Kepulauan Yapen: Semakin Profesional dan Humanis

8 September 2026 - 18:45 WIT

Kapolres Berikan Penghargaan kepada Satintelkam Polres Kepulauan Yapen

8 September 2026 - 18:20 WIT

Misteri Pria dengan Luka Tusukan Tergeletak di Jalan Hang Tuah Serui

8 September 2026 - 00:27 WIT

Kebakaran Rumah di Paniai, 11 Orang Meninggal Dunia

7 September 2026 - 12:03 WIT

Trending di PERISTIWA