Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 20 Jun 2024 18:44 WIT

Ribka Haluk Terbang ke Paniai Pastikan Warga Bibida Dilindungi Pemerintah


					Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk saat mengunjungi warga Bibida, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024. (Humas Pemprov Papua Tengah)

Perbesar

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk saat mengunjungi warga Bibida, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024. (Humas Pemprov Papua Tengah)

KABARPAPUA.CO, Dekai – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengunjungi langsung lokasi pengungsian di lokasi Gereja Katolik Paroki Salib Suci, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024.

Tercatat 1.883 orang mengungsi dari Distrik Bibida akibat gangguan keamanan di daerah tersebut. Kedatangan Ribka Haluk disambut hangat oleh seluruh masyarakat pengungsi dan Pemerintah Kabupaten Paniai.

Sesampainya di lokasi pengungsian, Ribka Haluk didampingi Penjabat Sekda Papua Tengah, Lo Kapolda Papua, Lo Binda Papua, Danrem 173/PVB serta Muspida Kabupaten Paniai langsung berdialog dengan masyarakat.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk saat mengunjungi warga Bibida, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024. (Humas Pemprov Papua Tengah)

Kepala Kampung Kugapa Distrik Bibida, Domianus Songgonau, menyampaikan saat ini telah meninggalkan kampung halaman, lantaran situasi keamanan yang tidak stabil di tempat tinggalnya itu.

“Kami tinggalkan kami punya gunung, kali, rumah dan ternak. Kami ingin mau pulang, tetapi takut. (Ingin) kami akan kembali ketika situasi sudah aman,” ungkapnya sambil menangis.

Domianus meminta kepada aparat TNI-Polri untuk memeriksa seluruh daerah di kampungnya telah bebas dari orang-orang yang melakukan teror terhadap warganya.

Untuk menghilangkan trauma masyarakat, ia meminta TNI-Polri menarik pasukan non organik dari Distrik Bibida. Menurut dia, masyarakat akan merasa aman dan terlindungi dengan kehadiran Polsek.

“Apapun namanya, biar OPM atau TPM bahkan TNI non organik harus kosongkan Bibida. Kami saat ini trauma, mendengar tembakan sana sini, itu membuat kami takut,” akunya.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk saat mengunjungi warga Bibida, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024. (Humas Pemprov Papua Tengah)

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, menegaskan Pemprov Papua Tengah bersama Pemda Paniai serta TNI-Polri telah siap memfasilitasi masyarakat untuk kembali ke kampung halamannya.

“Tadi masyarakat sampaikan ingin secepatnya kembali ke Bibida. Danrem telah sampaikan kepada kami daerah Bibida sudah kembali aman. Saya sudah sampaikan agar TNI-Polri dan Pemda Paniai fasilitasi dan mengatur mekanisme serta teknis masyarakat kembali ke kampung mereka masing-masing,” katanya.

Ribka Haluk bilang, saat ini sebanyak 1.883 orang yang memilih untuk mengungsi. Atas kejadian ini Pemda telah menetapkan status tanggap darurat bagi masyarakat Bibida selama 14 hari.

“Jadi masyarakat ini mengungsi sudah 1 minggu, sehingga kita buat status tanggap darurat selama 14 hari. Para pengungsi ini adalah tanggung jawab pemerintah, baik dari sisi kebutuhan makan minum, kesehatan dan tim trauma healing,” pungkasnya.

Pemprov Papua Tengah mengklaim tidak ada masyarakat yang terserang penyakit. Ribka Haluk bahkan memastikan semuanya mendapatkan asupan makanan selama dalam pengungsian.

“Selama pertemuan tadi masyarakat duduk, diam dan mendengar, ini menandakan masyarakat disini memiliki budaya dan santun serta menghargai upaya pemerintah untuk membantu mereka. Dengan begini saya percaya masyarakat akan segera pulih secara psikologis dan siap untuk kembali kampung halaman mereka,” lugasnya.

Ia berharap agar Kabupaten Paniai segera pulih kembali dan tidak ada lagi gangguan keamanan yang mengorbankan masyarakat. Pihaknya meminta agar semua pihak ikut mewujudkan Papua Tengah aman dan nyaman.

“Saudara-saudara yang tidak puas dengan pemerintahan, ayo mari bergabung dan bersatu kita bangun daerah ini. Apalagi ini Papua Tengah sudah memiliki pemerintahan baru, kita pemerintah sudah siap untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Saat ini Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan beras 10 ton, minyak goreng, supermi, garam, makanan tambahan balita di bawah 5 tahun. Selain itu pemberian makanan ibu hamil, susu balita dibawah 5 tahun, susu anak-anak di atas 5 tahun dan sembako.

Pemerintah juga menyiapkan tenda dan bantuan Rp 2 miliar untuk pembangunan sekolah TK dan SMP YPPGI yang dibakar.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk saat mengunjungi warga Bibida, Kabupaten Paniai, Kamis 20 Juni 2024. (Humas Pemprov Papua Tengah)

Danrem 173/PVB, Brigjen Frits Wilem Richard Pelamonia, mengatakan saat ini kondisi di Distrik Bibida, Paniai Timur, Dogomo dan Duma-dama telah aman dan terkendali.

“Saya sendiri yang memimpin operasi dan saya telah sampai di ujung Distrik Bibida. Hari ini saya pastikan daerah tersebut sudah aman dan terkendali. Saat ini sudah tidak ada anggota TNI-Polri non organik yang beroperasi disana, yang ada hanya anggota organik Paniai, yang tugasnya untuk menjamin keselamatan masyarakat Paniai,” katanya.

Frits menceritakan masyarakat takut karena kehadiran kelompok kriminal dengan menggunakan senjata datang dari Kabupaten Intan Jaya. Kelompok ini telah membakar sekolah, kios-kios masyarakat, mobil, perpustakaan, bahkan pembunuhan.

“Itulah kenapa TNI-Polri hadir disini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Operasi telah kami lakukan serta selesai,” terangnya.

Ia pun meyakinkan dan menjamin kepada Pj Gubernur dan Pj Bupati, bahwa lokasi Distrik Paniai Timur dan Dibida sudah aman. “Kami TNI-Polri sudah melakukan pembersihan dan penyisiran. Kami yakin apabila pengungsi kembali ke kampung halamannya, bisa beraktivitas dengan baik,” tandasnya. *** (Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

36.308 Petugas Pemilu di Papua Tengah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

18 July 2024 - 20:47 WIT

Sekolah Perintis di Nabire Terbakar, Ribka Haluk Janji Bantu Bangun Gedung Baru

18 July 2024 - 19:33 WIT

Lantik 392 Pejabat Eselon II, III dan IV, Ribka Haluk Ingatkan Soal Loyalitas

17 July 2024 - 21:57 WIT

Diresmikan Ribka Haluk, Gedung VIP Bandara Nabire Megah dan Anti Peluru

17 July 2024 - 20:56 WIT

Terobosan Pemprov Papua Tengah dan BI Turunkan Inflasi

15 July 2024 - 22:50 WIT

Sinergi BI-Pemprov Papua Tengah Tekan Inflasi

15 July 2024 - 22:27 WIT

Trending di BISNIS