Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 19 Apr 2026 12:50 WIT

Resmi Naik, Ini Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua


					Salah satu lokasi pengisian BBM di SPBU Kaimana, Minggu, 19 April 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Salah satu lokasi pengisian BBM di SPBU Kaimana, Minggu, 19 April 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Pemerintah telah resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi per tanggal, 18 April 2026. Harga baru tersebut telah berlaku diseluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah Papua.

Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas pada KabarPapua.co lewat telepon seluler, Sabtu, 18 April 2026 menyebutkan, kenaikan ini hanya berlaku bagi BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamax Dex.

Berdasarkan data yang diterima KabarPapua.co, kenaikan harga BBM untuk tiga jenis ini berlaku sama diseluruh wilayah Papua, yang meliputi Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Untuk harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.850 per liter dari harga sebelumnya Rp13.350 per liter. Dexlite naik menjadi Rp24.150 per liter dari harga sebelumnya sebesar Rp14.500 per liter, dan Pertamina Dex naik menjadi Rp24.450 per liter dari harga sebelumnya Rp14.800 per liter.

Aktivitas pengisian BBM di SPBU Kaimana, Minggu, 19 April 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

Sementara BBM yang tidak mengalami kenaikan harga adalah Pertalite tetap diharga Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter dan Pertamax di Pertashop Rp12.500 per liter.

“Perbedaan harga BBM di seluruh provinsi disesuaikan dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB),” jelas Ispiani.

Untuk stok BBM, kata Ispiani, saat ini masih tersedia untuk mencukupi kebutuhan diseluruh wilayah Papua. Pihaknya juga tetap menjaga agar suplai ketiap daerah berjalan lancar dan tepat waktu.

“Di tengah kondisi saat ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap hemat dan bijak menggunakan energi(BBM). Beli sesuai dengan kebutuhan,” katanya berpesan. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 303 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BI: Partisipasi Responden Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Papua Selatan

22 April 2026 - 22:31 WIT

Bahan Baku Mahal, Harga Tahu di Serui Naik

22 April 2026 - 20:10 WIT

Pastikan Pasokan Terjaga, Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong

22 April 2026 - 17:29 WIT

Cara Bulog Papua Ajak Pelajar Melek Pangan

22 April 2026 - 14:32 WIT

Karya UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Jadi Primadona SALAM FEST di Kota Ambon

22 April 2026 - 14:25 WIT

RUPST CIMB Niaga Setujui Laporan Tahunan

20 April 2026 - 23:00 WIT

Trending di BISNIS