Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 25 Apr 2024 16:49 WIT

Prodi Kesos dan Sosiologi Fisip Uncen Jalin Kerja Sama dengan UNICEF Papua


					Penandatanganan kerja sama UNICEF Papua dan Prodi Kesos Sosiologi Fisip Uncen. (Ist) Perbesar

Penandatanganan kerja sama UNICEF Papua dan Prodi Kesos Sosiologi Fisip Uncen. (Ist)

KABARPAPUA.CO, Jayapura – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (Fisip-Uncen) Jayapura melalui Program Studi Kesejahteraan Sosial dan Program Studi Sosiologi menjalin kerja sama dengan UNICEF Papua.

Pendatangan kerja sama ini berlangsung di ruang rapat Fisip Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Kamis 25 April 2024.  Kepala Kantor UNICEF Wilayah Papua, Aminudin Mohammad Ramdan hadir dalam MoU tersebut.

Dekan Fisip Uncen, Marlina Flassy menjelaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dapat terwujud dengan adanya kerja sama dan kolaborasi.

Oleh karena itu, Fisip Uncen melalui Program Studi Kesejahteraan Sosial dan Program Studi Sosiologi menjalin kerja sama dengan UNICEF. Langkah ini untuk memberikan kontribusi bagi tanah Papua ke depannya.

“Dengan adanya kerja sama antara Fisip Uncen dan UNICEF, maka ke depan kami bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan di tanah Papua melalui kerjasama dan kolaborasi yang dilakukan ini,” ungkapnya.

Marlina menjelaskan, Fisip Uncen memiliki 4 jurusan, yakni Jurusan Sosiologi, Antropologi, Ilmu Politik dan Jurusan Administrasi Negara. Selain itu, ada 8 program studi, yaitu Prodi Kejahteraan Sosial, Antropologi, Sosiologi.

Kemudian, Prodi Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, Administrasi Perpustakaan dan Prodi Manajemen Administrasi Perkantoran.

“Mayoritas anak-anak kami yang kuliah diberbagai program studi di Fisip Uncen adalah 85 persen orang asli Papua (OAP) dan sisanya adalah anak-anak kami dari luar Papua atau non Papua,” jelasnya.

Kontribusi Nyata Fisip Uncen untuk Masyarakat Papua

UNICEF Papua dan Prodi Kesos Sosiologi Fisip Uncen menunjukkan bukti kerja sama. (Ist)

Kata Marlina, Fisip Uncen memiliki unit kerja sama dengan melibatkan berbagai dosen dari setiap program studi. Dia berharap unit kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di tanah Papua.

“Kerja sama ini penting sebab kampus sekarang dituntut sebagai salah satu kampus merdeka belajar. Kami harap ke depan bapak/ibu UNICEF bisa memberikan kuliah tamu di Fisip Uncen dan kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor UNICEF Wilayah Papua, Aminudin Mohammad Ramdan menyebut, UNICEF memang tidak bekerja sendiri, tetapi selalu bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah perguruan tinggi.

Program-program yang dilakukan tentunya berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan atau pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Papua.

“Kami awali kerja sama dengan Program Studi Kesejahteraan Sosial dan Program Studi Sosiologi. Ke depan kami tetap membuka diri dengan program studi lainnya. Kami senang sekali dan terbuka untuk kerja sama ini bisa berlanjut,” katanya.

Aminudin menyampaikan, program kerja UNICEF adalah melakukan perlindungan terhadap anak. Selain itu juga memastikan anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di tanah Papua.

“Prinsip kerjasama kami adalah mendukung Indonesia untuk perlindungan dan pemenuhan hak anak di Papua,” ungkapnya.

Program UNICEF meliputi nutrisi bagi anak, sanitasi, kesehatan layanan bayi baru lahir yang berkualitas. UNICEF juga fokus kepada buang air sembarangan, pendidikan anak tidak sekolah, perlindungan anak, dan lintas sektor melalui perubahan perilaku sosial dan kebijakan publik.

“Kerja sama ini adalah meningkatkan upaya dan advokasi pemenuhan hak anak bidang kesehatan, gizi, air bersih dan sanitasi. Kemudian, pendidikan dan perlindungan anak untuk memperkuat yang aman dan ramah anak,” terangnya. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

P3W GKI Papua Produksi Seribu Pasang Sandal Hotel Berkat Program PENA

14 May 2024 - 20:01 WIT

9.537 Siswa SD-SMP Ikut Ujian Akhir, Pj Wali Kota Jayapura Harap Lulus 100 Persen

13 May 2024 - 18:27 WIT

Tingkatkan Literasi Anak, WVI Hadirkan Rumah Baca Silo di Biak Numfor

10 May 2024 - 18:47 WIT

Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Abepura Ikut Penjaringan TB

7 May 2024 - 19:46 WIT

Suasana Haru Pertemuan Balita yang Lahir di Pengungsian dengan Kapolda Papua

7 May 2024 - 12:28 WIT

Momen Hardiknas, Mathius Fakhiri Kenang Masa Sekolah di Pedalaman Papua

2 May 2024 - 20:07 WIT

Trending di PUBLIK