Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 30 Dec 2024 19:03 WIT

Polresta Jayapura Kota Ungkap 29 Kasus Narkoba pada 2024, Jerat 37 Tersangka


					Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus peredaran narkoba, Jumat 17 Mei 2024. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus peredaran narkoba, Jumat 17 Mei 2024. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Polresta Jayapura Kota berhasil mengungkap 29 kasus narkoba sepanjang tahun 2024. Sebanyak 37 tersangka berhasil diproses hukum dalam kurun waktu tersebut.

Hal ini disampaikan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si dalam refleksi akhir tahun.  Refleksi dihadiri Wakpolresta Jayapura Kota AKBP Deni Herdiana, SE, SH, MM, MH.

Victor menerangkan bahwa dari total tersangka 37 orang, 3 diantaranya merupakan Warga Negara Asing asal Papua Nugini. Jumlah tersangka dan kasus yang ditangani Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota menurun jika dibandingkan dengan tahun 2023.

“Pada 2024 sebanyak 29 kasus berhasil diungkap dengan total tersangka sebanyak 37 orang, terdapat selisih sebanyak 21 kasus dan 28 tersangka,” ungkapnya, Senin 30 Desember 2024.

Victor merinci 29 kasus terdiri dari 4 kasus sabu, 21 kasus ganja dan 2 kasus miras lokal atau pangan, serta Undang-undang Kesehatan 2 kasus.  Seluruh kasus diproses hingga tahap akhir yakni penyerahan para tersangka ke pihak Kejaksaan.

“Untuk total barang bukti, sabu 413,59 gram, ganja 25 Kg, miras lokal 12 liter dan psikotropika sebanyak 5.992 butir,” urainya.

Faktor Pemicu Terjadinya Peredaran Narkotika

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si dalam refleksi akhir tahun. (Humas Polresta)

Ia pun mengemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya peredaran narkotika di Kota Jayapura. Misalnya masih kurangnya tingkat kesadaran dan kerjasama dari masyarakat dalam penanggulangan narkoba.

Disisi lain, lanjutnya, masih tingginya tingkat pengguna narkotika khususnya jenis ganja.  Selain itu, mayoritas faktor utama terjadinya tindak pidana narkotika adalah masalah ekonomi.

“Berdasarkan data perkara sepanjang tahun 2024, para tersangka masih berusia produktif yakni kisaran umur 18-29 tahun,” katanya.

Selama ini, Polresta Jayapura Kota telah melakukan upaya meminimalisir terjadinya penyalahgunaan narkotika. Selain penegakkan hukum, pihaknya juga bekerjasama dengan instansi terkait ataupun pengemban bidang pemberantasan narkoba,

Selain itu sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun di rumah-rumah ibadah terkait bahaya narkoba.  *** (Adv/Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 138 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA