Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 25 Aug 2025 10:40 WIT

PJ Sekda Papua Tengah: Mulok jadi Denyut Nadi Identitas Pelajar


					Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Silwanus Soemoele menghadiri Focus  Group Discussion ( FGD) membahas Pengembangan Mulok Pembelajaran Mendalam. Foto: Vero/KabarPapua.co Perbesar

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Silwanus Soemoele menghadiri Focus  Group Discussion ( FGD) membahas Pengembangan Mulok Pembelajaran Mendalam. Foto: Vero/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Nabire- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Silwanus Soemoele menghadiri Focus  Group Discussion ( FGD) membahas Pengembangan Mulok Pembelajaran Mendalam yang diinisiasi oleh Komisi Penanggulangan HIV / AIDS Papua Tengah dengan melibatkan berbagai sektor, bertempat di Ballroom kantor Gubernur, Sabtu ,24 Agustus 2025. 

Silwanus menyampaikan, FGD bukan hanya sekadar agenda rutin, namun menjadi langkah strategis untuk memastikan pendidikan di Papua Tengah tumbuh dari akar budaya. 

“Muatan lokal adalah denyut nadi yang dapat menjaga identitas anak – anak kita, agar tidak terlepas dari akar budayanya, nilai adat, filosofi hidup dan kearifan lokal, dalam mengambil keputusan di tengah derasnya arus globalisasi, “ ujarnya. 

Dia memaparkan kondisi kasus HIV/AIDS saat ini yang   seharusnya menjadi perhatian lebih dari berbagai pihak, dikarenakan terjadi peningkatan kasus  dalam 6 bulan terakhir yakni sebanyak  500- 700 kasus, terbanyak  menginfeksi  usia   produktif sebanyak 70 persen. 

“HIV/ AIDS bukan akhir dari segalanya, melalui  modul yang akan dibahas saat ini dengan  memasukan  materi materi kedaerahan, sehingga  dapat memutus rantai penularan melalui pemahaman yang benar,” jelasnya.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPAP Papua Tengah, instansi terkait dan tamu undangan. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan buku oleh narasumber kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Pj. Sekda Papua Tengah. *** (Vero)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Bupati Paniai Serahkan Bantuan Solar Cell untuk Desa Terpencil

21 April 2026 - 23:36 WIT

Wapres Gibran Borong Buku dan Alat Tulis untuk Anak Yatim di Timika 

20 April 2026 - 23:48 WIT

Langkah Strategis Papua Tengah, Gandeng UNICEF Demi Pendidikan dan Kesehatan Anak

20 April 2026 - 23:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH