KABARPAPUA.CO, Wamena– Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Ronny Elopere menanggapi video viral yang mengkritik pelayanan di Puskesmas Wamena Kota. Bahkan, Wabup Ronny langsung meninjau proses pelayanan di Puskesmas Wamena Kota pada Rabu 8 April 2025.
“Terima kasih atas kritikan yang diberikan kepada pemerintah, tetapi kritikan harus membangun dan bermartabat, serta disampaikan secara rasional dan tidak emosional, serta menghindari kata-kata yang menghina atau cacimaki, karena hal tersebut bisa berimplikasi hukum,”ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan menata diri ke depan dan melakukan pembenahan jika terjadi kesalahan atau pelanggaran SOP.
“Kami sudah konfirmasi ke Puskesmas Wamena Kota, Pelayanan di Puskesmas Wamena Kota sudah sesuai dengan SOP, tetap ada antrian, tetapi ada prioritas pasien gawat darurat yang diutamakan, maka petugas medis mendahulukan pasien yang sangat mendesak atau memerlukan penanganan serius,” ucapnya.
Ia juga menyambut baik kritik yang membangun sebagai sarana perbaikan, tetapi di sisi lain, harus menekankan pentingnya cara penyampaian kritik yang sopan, bermartabat, dan sesuai hukum.
Pihaknya berharap RSUD maupun seluruh puskesmas di Kabupaten Jayawijaya dapat mengikuti SOP dan jam pelayanan, agar pelayanan maksimal dan tidak terburu-buru, sehingga tidak menimbulkan kritik negatif dari masyarakat.
Sementara Plt Kepala Puskesmas dr. Samuel Toding menjelaskan ada dugaan video viral tersebut diambil pada Selasa, 7 April 2026 yang sat itu pengunjung yang datang hampir berjumlah 266 orang pasien.
“Sesuai dengan SOP dan berdasarkan banyaknya pengunjung, kami terlebih dahulu melakukan screening sebelum diperiksa lebih lanjut. Dalam video itu, narasi yang disampaikan membutuhkan pelayanan yang cepat, jadi daftar langsung ketemu dokter. Hal ini jelas tidak bisa,” katanya.
Untuk diketahui, pelayanan di Puskesmas Wamena Kota, pendaftaran dimulai pukul 08.00 WIT hingga pukul 11.00 WIT dan melayani pasien hingga tuntas. *** (Agris Wistrijaya)


















