KABARPAPUA.CO, Serui – Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (PD-KKST) Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2025–2030 resmi dikukuhkan di Gedung Serbaguna Darussalam Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Sabtu, 2 Agustus 2026.
Pengukuhan yang mengusung tema “Merajut Kebersamaan dalam Bingkai Budaya Sulawesi Tenggara demi Mendukung Kepulauan Yapen yang Unggul, Berkeadilan, dan Sejahtera” itu menjadi momentum memperkuat persatuan warga Sulawesi Tenggara di Kabupaten Kepulauan Yapen, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Pengukuhan pengurus dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Provinsi Papua Nomor 001/A/KPTS/PW-PAPUA-KKST/II/2026 tentang Pengesahan Personalia Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara Kabupaten Kepulauan Yapen Periode 2025-2030.
Berdasarkan keputusan tersebut, H. La Ode Ilham dikukuhkan sebagai Ketua Umum PD-KKST Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia didampingi Rasid Wayangkau, ST sebagai Ketua Harian, serta jajaran wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan pengurus bidang yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Struktur kepengurusan juga diperkuat dengan pembentukan sepuluh bidang, yakni Organisasi dan Keanggotaan, Hukum Advokasi dan Keamanan, Pengembangan SDM Informasi dan Digitalisasi, Hubungan Antar Lembaga, Pemberdayaan Ekonomi, Kepemudaan dan Olahraga, Pendidikan Seni dan Budaya, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Keagamaan, serta Kesehatan dan Sosial Masyarakat.
Selain itu, KKST juga menetapkan Ketua Pilar Buton Tengah, Muna, Bau-Bau, Wakatobi, Buton, Buton Selatan, dan Kendari sebagai representasi warga Sulawesi Tenggara yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Ketua umum PD-KKST Kabupaten Kepulauan Yapen, H. La Ode Ilham, mengatakan pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial organisasi ataupun simbol jabatan, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pengukuhan ini bukan hanya seremonial organisasi ataupun kemewahan jabatan. Ini adalah tanggung jawab besar untuk merajut tali persaudaraan dan kerukunan, serta membawa KKST terus berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus, ketua pilar, serta masyarakat Sulawesi Tenggara di Kabupaten Kepulauan Yapen untuk terus menjaga persatuan dan mendukung setiap program organisasi.
“Kami membutuhkan dukungan, masukan, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tenggara agar KKST dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

La Ode Ilham juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, seluruh ketua pilar, dan warga KKST yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Pelantikan ini adalah awal dari perjuangan bersama. Dukungan seluruh warga menjadi modal utama bagi kami untuk menjalankan amanah organisasi. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan KKST,” ucapnya.
Sementara itu, mewakili Ketua Pengurus Wilayah KKST Provinsi Papua, Drs. La Ode Syafaati, M.Pd, berpesan agar kepengurusan yang baru mampu menjalankan organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjalin sinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan.
Ia meminta ketua umum yang baru dapat merangkul seluruh warga KKST tanpa membedakan latar belakang serta memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Polres Kepulauan Yapen, dan Kodim 1709/Yawa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh warga KKST untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, menjaga persatuan, saling menghormati, serta ikut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di lingkungan masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang diwakili Asisten III Sekda, Aser Pongrate, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Dalam sambutan Bupati Kepulauan Yapen yang dibacakannya, pemerintah berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Pemerintah juga menekankan tiga harapan kepada seluruh organisasi kemasyarakatan berbasis paguyuban, yakni menjaga soliditas internal organisasi, membangun hubungan harmonis dengan masyarakat yang majemuk, serta memberdayakan potensi sumber daya yang dimiliki untuk mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, pemerintah mengajak KKST turut mendukung upaya penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua hingga 30 Juni 2026, jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 3.211 kasus.
Karena itu, KKST diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah melalui kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pola hidup sehat, bahaya penyalahgunaan narkoba, perilaku hidup yang bertanggung jawab, serta menghapus stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Pemerintah juga mengajak seluruh warga KKST menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan, rumah ibadah, tempat kerja, dan fasilitas umum sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Kepulauan Yapen yang bersih, sehat, unggul, berkeadilan, dan sejahtera.
Kegiatan pengukuhan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan turut dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional, kuliner khas Sulawesi Tenggara, serta para peserta yang hadir mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara sebagai wujud pelestarian budaya dan mempererat tali persaudaraan antarwarga. ***(Ainun Faathirjal)


















