KABARPAPUA.CO,Wamena– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya membuka donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PHBI Kabupaten Jayawijaya, Teguh Priyantoro, mengatakan penggalangan donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan umat Islam di Jayawijaya terhadap saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi musibah.
“Momen Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah/2026 Masehi kita sekaligus menghimpun donasi kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di NTT. Hasil donasi yang terkumpul akan dihitung dan diumumkan jumlahnya melalui pelaksanaan salat Jumat di masjid masing-masing,” katanya.
Menurutnya, penggalangan bantuan tidak hanya dilakukan oleh PHBI, tetapi juga diharapkan dapat dilanjutkan oleh masjid, musala maupun organisasi Islam lainnya di Kabupaten Jayawijaya.
“Donasi dibuka hanya pada momen hari ini untuk PHBI. Namun, jika nantinya ada yang ingin berdonasi lagi, dapat dilakukan melalui masjid atau musala masing-masing, atau lembaga-lembaga organisasi Islam lain yang membuka donasi,” jelasnya.
Teguh menambahkan, bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui mitra PHBI yang telah berada di lokasi bencana di NTT.
Dengan demikian, proses penyaluran bantuan dapat dikoordinasikan secara langsung dengan pihak terkait agar tepat sasaran.
Ia menegaskan, PHBI tidak menetapkan target nominal dalam penggalangan donasi tersebut.
Menurutnya, hal terpenting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian untuk membantu meringankan beban para korban bencana.
“Tidak ada target nominal, jadi memang dari kebersamaan saja. Kami berharap mudah-mudahan tidak hanya dari PHBI, tetapi lembaga organisasi Islam lainnya, termasuk masjid dan musala, juga bisa menghimpun bantuan, sehingga dapat kita serahkan bersama-sama,” tuturnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Tinggal Wusono, yang mewakili pemerintah daerah, mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan PHBI Jayawijaya.
Menurutnya, penggalangan donasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Jayawijaya terhadap warga yang sedang tertimpa musibah di NTT.
Harapannya, kebersamaan yang dilakukan oleh umat Islam di Kabupaten Jayawijaya ini nantinya bisa membantu mengurangi beban masyarakat di NTT terkait dengan kejadian gempa,” pungkasnya. *** (Agris Wistrijaya)




















