KABARAPPUA.CO, Sarmi– Empat bandara di Kabupaten Sarmi membutuhkan rehabilitasi, guna membuka akses transportasi, pendidikan, Kesehatan hingga perputaran ekonomi yang memadai.
Ke-4 bandara tersebut adalah mpat bandara tersebut yakni Bandara Mararena di Kota Sarmi, serta tiga lapangan terbang perintis yang berada di pedalaman Sarmi, yakni lapangan terbang Segartor, Wakurabora-bora di Distrik Tor Atas, serta Bandara Aurumi di Distrik Apawer Hulu.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Sarmi, Muhammad Asari Tiris menyampaikan, keberadaan bandara atau lapangan terang tersebut sangat penting.
“Sebagian wilayah pedalaman Sarmi sulit dijangkau melalui jalur darat, karena belum adanya jalan penghubung,” katanya, belum lama ini di Jayapura.
Asari menjelaskan, saat ini Bandara Mararena masih dilayani penerbangan Maskapai Susi Air dengan jadwal dua kali dalam sepekan. Sementara tiga bandara kecil lainnya melayani aktivitas pendidikan dan kesehatan milik jemaat Gereja Advent melalui Maskapai Adventist Aviation Indonesia.
“Kalau melihat kondisi fasilitas di tiga bandara terpencil itu memang perlu rehabilitasi dan peninjauan kembali agar siap digunakan ketika registrasi dan operasional penerbangan kembali dibuka,” ujarnya. *** (Rls)


















