Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 19 Dec 2023 08:03 WIT

Listrik Bersih Jadikan 2 Kampung di Sarmi Tak Lagi Gelap Gulita


					Peresmian listri bersih pada 2 kampung di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. (Foto: PLN Papua) Perbesar

Peresmian listri bersih pada 2 kampung di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. (Foto: PLN Papua)

KABARPAPUA.CO, Sarmi–  PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk melistriki daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di seluruh Indonesia, salah satunya di tanah Papua. Menggunakan energi hijau, PT PLN (Persero) menghadirkan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang masing-masing berkapasitas 30 kilowatt peak (kWp) di Kampung Samanente serta berkapasitas 20 kWp pada Kampung Konderjan, Kabupaten Sarmi, Papua.

Membutuhkan perjalanan lima jam dari Kota Sarmi, dua kampung tersebut selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan dan kegelapan tanpa adanya listrik. Kini, setelah adanya listrik masyarakat dapat menjadi lebih produktif karena kebutuhan penerangan menjadi lebih mudah.

Kepala Kampung Samanente, Yosep Uduas (53) mengungkapan bahwa masyarakat menyambut kehadiran listrik dengan sukacita. Dia menjelaskan bahwa anak-anaknya saat ini bisa belajar pada malam hari.

Peresmian listri bersih pada 2 kampung di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. (Foto: PLN Papua)

“Sebelumnya kami hanya mendapat bantuan lampu-lampu emergency yang hanya bertahan satu sampai dua tahun karena setelah itu rusak. Kalau sudah begitu, supaya tidak terlalu gelap kami pakai pelita yang minyak tanahnya dibeli per lima liter dengan harga lima puluh ribu. Itu juga tidak bertahan lama. Paling hanya kami pakai dari jam 7 malam sampai jam 10 malam karena setelah itu semuanya siap-siap tidur,” papar Yosep.

Yosep berharap dengan dibangunnya PLTS ini dapat mempermudah berbagai aktivitas sehingga perekonomian juga bisa meningkat. “Saat ini masih digunakan untuk penerangan saja tapi tidak menutup kemungkinan kedepannya kami bisa menggunakan itu untuk alat-alat listrik lainnya. Terima kasih PLN untuk penyediaan listriknya. Fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah sakit saat ini bisa nyala 24 jam tanpa mengandalkan genset,” ungkapnya.

Peresmian listri bersih pada 2 kampung di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. (Foto: PLN Papua)

Selain itu, Penjabat Bupati Sarmi, Markus Mansnembra, memberikan apresiasi kepada PLN yang telah menghadirkan penerangan yang sudah lama dinantikan masyarakat. Dia berharap melalui hadirnya listrik, seluruh aktivitas dapat menjadi lebih produktif dan bisa terus dilanjutkan ke daerah lain yang terisolir khususnya di Kabupaten Sarmi. “Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan terima kasih kepada PLN dengan pembangunan dua PLTS yang dapat memaksimalkan produktivitas masyarakat. Kepada masyarakat saya ucapkan selamat tidak lagi gelap dan mohon apa yang sudah dibangun bisa dijaga bersama-sama,” ungkap Markus.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menyampaikan pemanfaatan energi surya menjadi salah satu upaya PLN dalam mewujudkan transisi energi. Pemanfaatan potensi di daerah setempat juga menjadi solusi dalam menghadapi tantangan geografis yang menantang.

“Selain PLTS, kami juga membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 2 kms pada kampung Samanente dan 3 kms pada kampung Konderjan sehingga mampu mendistribusikan listrik kepada kurang lebih sekitar 70 potensi pelanggan serta seluruh fasilitas umum. Kami berharap dengan suplai listrik yang cukup dapat menunjang dan meningkatkan berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi bahkan pertumbuhan bisnis dan industri daerah untuk jangka panjang,” pungkas Budiono.  ***( Rilis PLN Papua)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

OAP Juga Bisa Tampil di Ajang MTQ Nasional

25 February 2024 - 21:12 WIT

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Santuni 130 Anak Yatim dan Dhuafa

24 February 2024 - 18:37 WIT

OJK Papua Gandeng Komunitas Disabilitas Tingkatkan Inklusi Keuangan

21 February 2024 - 15:42 WIT

Aktivitas Belajar di SMKN 1 Oksibil Kembali Normal Pasca Dibakar KKB

21 February 2024 - 13:10 WIT

218 Posyandu di Kota Jayapura Terima Antropometri Guna Tekan Stunting

20 February 2024 - 17:13 WIT

Penerima Bansos di Kota Jayapura Naik 15 Persen Jadi 25 Ribu KPM

15 February 2024 - 21:16 WIT

Trending di PUBLIK