Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 25 Mar 2025 16:19 WIT

Lantik Bupati Mimika dan Puncak, Gubernur Papua Tengah: Pemimpin adalah Pelayan Rakyat 


					Johannes Rettob - Emanuel Kemong dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2025-2030. Foto: ist Perbesar

Johannes Rettob - Emanuel Kemong dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2025-2030. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Nabire- Gubernur Papua Tengah, Meky Nawipa melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pasangan kepala daerah, Johannes Rettob – Emanuel Kemong sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mimika, serta Elvis Tabuni – Naftali Akwal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak, untuk periode 2025-2030.

Pelantikan bersejarah berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa 25 Maret 2025. Pelantikan ini menjadi momen penting bagi provinsi yang baru berdiri sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

Pelantikan tersebut menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya Gubernur Papua Tengah melantik dua pasangan kepala daerah di Kota Nabire. SK pelantikan dibuat secara kolektif, mencakup 12 kepala daerah lainnya di seluruh Indonesia yang dilantik serentak setelah melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-1997 Tahun 2025.

Kurangi Perjalanan ke Luar Kota

Dalam arahannya, Gubernur Meky Nawipa menegaskan pelantikan merupakan pengesahan atas kemenangan suara rakyat dan tanda adanya kepastian politik di daerah. “Selanjutnya, rakyat menunggu Dharma Bakti saudara sekalian,” ujar Meky.

Mengutip sambutan Presiden RI Prabowo Subianto pada pelantikan kepala daerah serentak sebelumnya, Meky mengingatkan bahwa para pemimpin daerah adalah pelayan rakyat.

“Saudara dipilih oleh rakyat. Maka saudara adalah pelayan rakyat, abdi rakyat, dan harus membela serta menjaga kepentingan rakyat. Kita harus berjuang untuk memperbaiki hidup mereka. Itu adalah tugas kita,” tegasnya.

Gubernur Meky Nawipa berpesan kepada kedua pasangan kepala daerah untuk meningkatkan aspirasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, menjaga komunikasi yang baik dengan Forkopimda, dan memastikan stabilitas daerah tetap aman. Ia juga menekankan pentingnya alokasi anggaran yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kurangi kegiatan perjalanan dinas dan rapat di luar kota yang tidak perlu. Fokuskan anggaran pada program yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Momen Bersejarah untuk Papua Tengah

Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah bagi Papua Tengah sebagai DOB, sekaligus awal dari kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Mimika dan Puncak. 

Dengan semangat baru, Johannes Rettob – Emanuel Kemong dan Elvis Tabuni – Naftali Akwal diharapkan mampu menjalankan amanah rakyat dan memajukan daerah masing-masing. *** (Rilis/Imelda)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Bupati Paniai Serahkan Bantuan Solar Cell untuk Desa Terpencil

21 April 2026 - 23:36 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH