Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 3 May 2026 14:54 WIT

Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Peringati WPFD 2026 di Papua


					Ketua dan para anggota Komite Publisher Rights. (Dok: IST) Perbesar

Ketua dan para anggota Komite Publisher Rights. (Dok: IST)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (Komite Publisher Rights) bersama komunitas pers di Papua akan menggelar perayaan World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia di Kota Jayapura, 4-5 Mei 2026. 

Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto, mengatakan peringatan ini sekaligus sebagai momentum global untuk menegaskan pentingnya kebebasan pers, perlindungan jurnalis, serta keberlangsungan media independen dalam kehidupan demokrasi.

“Dalam konteks Indonesia, tantangan kebebasan pers tidak dapat dipisahkan dari isu keberlanjutan media, baik dari sisi ketahanan ekonomi perusahaan pers maupun keselamatan jurnalis,” ujar Suprapto pada Minggu, 3 Mei 2026.

Karena itu, kata Suprapto, WPFD 2026 di Indonesia mengangkat tema “Pers Berkualitas Untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil”. 

Tema ini menegaskan bahwa masa depan dunia, tidak terkecuali Papua, hanya dapat dicapai jika pers menghasilkan karya berkualitas, dengan jaminan untuk bekerja secara bebas dan berkelanjutan.

Anggota Komite Publisher Rights, Sasmito, menambahkan bahwa peringatan WPFD 2026 di Papua menegaskan bahwa kebebasan pers bukan hanya isu perkotaan atau pusat pemerintahan, tetapi merupakan hak fundamental seluruh warga negara di setiap wilayah Indonesia, termasuk di Tanah Papua.

Tak hanya itu, Papua merupakan wilayah dengan tantangan sosial, keamanan yang lebih tinggi, dan membutuhkan perhatian khusus dalam perlindungan jurnalis. Karena itu, peringatan WPFD Indonesia menjadi kesempatan yang penting untuk memperkuat komitmen keselamatan kerja jurnalis, mendorong standar perlindungan pers nasional, memastikan ruang kerja media yang aman dan bebas intimidasi. 

Selain itu, Sasmito, menjelaskan terdapat sejumlah kegiatan dalam perayaan WPFD 2026 di Jayapura. Antara lain, seminar nasional tentang keberlanjutan dan kebebasan pers, forum berbagi pengalaman antarperusahaan pers dalam bekerja sama dengan platform digital, stakeholder meeting, peningkatan kapasitas jurnalis dan perusahaan media.

“Kegiatan-kegiatan yang kita gelar dalam rangkaian WPFD 2026 ini sejalan dengan mandat Komite Publisher Rights sebagaimana diatur dalam Perpres 32/2025,” ujar Sasmito.

Kegiatan ini melibatkan komunitas pers di Papua, pemerintah provinsi, serta para pemangku kepentingan pers di tingkat nasional. 

Perayaan WPFD 2026 nantinya ditutup dengan “Deklarasi Jayapura” yang berisi komitmen bersama tentang keberlanjutan dan kebebasan pers. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Alasan Kota Jayapura Jadi Salah Satu Wilayah Tujuan Promosi Wisata Malaysia

12 June 2026 - 15:15 WIT

Perkuat Promosi Visit Malaysia 2026 Lewat Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow

12 June 2026 - 13:03 WIT

Markus Marjunata Bantu Dana Perpisahan dan Penamatan TK Filadelfia Serui

30 May 2026 - 22:19 WIT

Kisah Sapi Roby dan Wujud Toleransi Beragama di Pemukiman Abepantai Kota Jayapura

26 May 2026 - 16:10 WIT

Perayaan HUT ke-41 GPI Papua: Gereja Teguh, Umat Tangguh

25 May 2026 - 23:43 WIT

Dihadiri Uskup Jayapura, Umat Jawa Katolik Rayakan Pentakosta: Merantau Tanpa Kehilangan Jati Diri

25 May 2026 - 22:14 WIT

Trending di RAGAM