Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 6 Jan 2026 18:47 WIT

Kini, Guru di Pedalaman Papua Tengah Lebih Sejahtera


					Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyerahkan SK kepada guru di pedalaman. Foto: Humas PPT Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyerahkan SK kepada guru di pedalaman. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire– Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kelulusan bagi 801 tenaga pendidik yang telah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Penyerahan SK dilakukan di Ballroom Kantor Gubernur, Selasa 6 Januari 2026.

Keberhasilan ini merupakan buah kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan Yayasan Masyarakat SM-3T Institute sepanjang tahun 2025 melalui program pendampingan PPG Guru Tertentu Tahap 3 dan Guru Tertentu di Daerah Khusus.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan kualitas masa depan Papua Tengah sangat bergantung pada kualitas para pendidiknya. Beliau menyoroti pentingnya perhatian terhadap guru-guru yang bertugas di wilayah terpencil.

“Setelah melihat data, ternyata guru di pedalaman ini bisa terkoordinir dengan baik, semua tergantung dinasnya. Janji politik saya untuk para guru telah berjalan. Saya pastikan guru-guru di Papua Tengah akan hidup lebih layak dan baik,” tegas Meki Nawipa disambut antusias para peserta.

Pemimpin “Hati Emas”

801 guru di pedalaman Papua Tengah menerima SK pengangkatan. Foto: Humas PPT

Direktur Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, Dr. Akhiruddin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur, Wakil Gubernur, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.

Ia menilai bahwa kelulusan 801 guru ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti ketekunan para pendidik yang mengabdi di wilayah dengan tantangan geografis yang berat.

“Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah merupakan pemimpin visioner yang memiliki hati emasuntuk kemajuan pendidikan di Bumi Papua Tengah,” puji Akhiruddin.

Program PPG ini diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di delapan kabupaten se-Papua Tengah. Dengan menyandang status guru profesional, para pendidik kini memiliki standar kompetensi nasional yang diakui, yang diharapkan berimbas langsung pada peningkatan prestasi siswa-siswi di sekolah. *** (Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kala Gubernur Meki Nawipa Pilih Rayakan Hardiknas di Tengah Siswa Disabilitas

2 May 2026 - 23:20 WIT

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH