Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 22 Jun 2024 20:00 WIT

Kasus Malaria di Kota Jayapura Tembus 13 Ribu hingga Mei 2024


					Pemberian tropi kepada kader malaria terbaik oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari. (KabarPapua.co/Natalya Yoku) Perbesar

Pemberian tropi kepada kader malaria terbaik oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

KABARPAPUA.COKota Jayapura – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengungkap kasus malaria di ibu kota Papua masih tergolong tinggi.

Tercatat 13 ribu kasus malaria terjadi di wilayah Kota Jayapura hingga Mei 2024. “Berarti ini kasusnya belum turun, karena jika dikalikan dua kasarnya begitu (sampai Desember) kasusnya masih tinggi,” ujarnya, Sabtu 22 Juni 2024.

Sri Antari menyebut, kasus malaria di Kota Jayapura hingga Desember 2023 mencapai 35 ribu. Ia berharap hingga Desember 2024, kasus malaria tidak menyentuh angka 30 ribu.

Menurut dia, kader merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Meskipun insentif yang diterima para kader tidak sebanding dengan kerja, kader senantiasa bekerja dengan hati.

“Selama ini pelayanan dari para kader malaria di Kota Jayapura sangat baik dan membantu. Saya harap 245 kader dapat bersama sama menurunkan kasus malaria di Kota Jayapura,” ucapnya.

Dukungan untuk Kader Malaria

Kader Malaria saat mengikuti pertemuan bersama Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Sabtu 22 Juni 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

Sri Antari mengaku bangga dengan para kader yang telah bekerja keras dalam menekan kasus malaria di Kota Jayapura. Untuk itu, pihaknya akan terus memberikan support kepada kader malaria.

“Meski terjadi beberapa kendala, seperti masalah obat yang tidak bisa diberikan langsung oleh para kader harus dibawah pengawasan dokter. Namun kinerja mereka sudah sangat baik,” ungkapnya.

Ia berharap para kader dapat menyerap ilmu dalam kegiatan di Kota Jayapura.

“Ini ilmu bagi para kader dan yang terpenting dari kegiatan ini adalah apa yang menjadi kendala di lapangan yang belum terselesaikan. Itu kita mau selesaikan,” katanya. *** (Natalya Yoku)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Upaya Pemprov Papua Antisipasi Bencana Kebakaran di 9 Daerah

16 July 2024 - 18:07 WIT

Pemprov Papua Sebut Gerakan Pangan Murah Efektif Stabilkan Harga Pangan

5 July 2024 - 20:24 WIT

DPR Kota Jayapura Gelar Hearing Soal Lampu Jalan Holtekamp

3 July 2024 - 23:17 WIT

3 Ribu Anak Putra Daerah Bakal Ramaikan HAN 2024 di Papua

3 July 2024 - 21:56 WIT

Bulog Papua Kembali Serap 4.800 Ton Beras dari Petani Merauke

3 July 2024 - 21:01 WIT

Abisai Rollo Bicara Konteks Papua: NKRI Bukan Harga Mati, Tapi Sampai Mati

1 July 2024 - 23:02 WIT

Trending di KABAR PAPUA