Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 22 Nov 2024 21:20 WIT

Kalenak Murib Dalang Dibalik Pembunuhan 2 Tukang Ojek di Puncak


					Tukang ojek korban pembunuhan sadis KKB Kalenak Murib di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Polda Papua) Perbesar

Tukang ojek korban pembunuhan sadis KKB Kalenak Murib di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO,  Mulia – Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 mengidentifikasi pelaku pembunuhan 2 tukang ojek di Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024.

Pelaku merupakan KKB Kalenak Murib. Dugaan ini diperkuat dengan kesaksian  warga berinisial TT yang melihat Kalenak Murib bersama kelompoknya melakukan pembunuhan sadis.

Pembunuhan terjadi di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pukul 13:00 WIT.

Kepala Ops Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhan, membenarkan peristiwa pembunuhan oleh KKB. “Korban 2 warga sipil merupakan tukang ojek,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno, membeberkan adanya kronologis singkat dari kejadian tersebut.

Saat itu saksi berinisial TT, melihat Kalenak Murib yang merupakan KKB Puncak melakukan pembunuhan bersama KKB lainnya. Kalenak Murib membunuh warga dengan cara menembak dan membacok menggunakan parang.

“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P. Kemudian sekira pukul 16.30 Wit, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak,” ujarnya.

Adapaun identitas korban pembunuhan Kalenak Murib.  Pertama Imran, pria kelahiran Gowa 2 Februari 2021. Kemudian, Asrun Eko Putra, pria kelahiran Bawakung, 20 Desember 2000.

Bayu menyampaikan jenazah korban belum dievakuasi, karena jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus. Rencananya proses evakuasi akan dilakukan Jumat 22 November 2024.

“Hingga saat ini tim kami dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024 wilayah Puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan. Ini untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dari KKB,” kata Bayu. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Anak 11 Tahun Hilang Terseret Ombak di Perairan Kekwa Timika

2 April 2025 - 05:51 WIT

Nikson Matuan, Tersangka Penembakan di Yalimo Diserahkan ke Kejari Jayawijaya

26 March 2025 - 17:36 WIT

3 Prajurit TNI Diperiksa Dugaan Jual Beli Senjata dan Amunisi di Papua

26 March 2025 - 13:42 WIT

Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP Insiden Kekerasan di Yahukimo

24 March 2025 - 23:47 WIT

Kekerasan KKB kepada Guru dan Nakes, Bupati Yahukimo: Jika Mereka TNI/Polri, Saya Siap Mundur

24 March 2025 - 21:57 WIT

Tinjau Korban Kekerasan KKB di Yahukimo, Pangdam: Kondisinya Sudah Membaik

24 March 2025 - 18:30 WIT

Trending di PERISTIWA