KABARPAPUA.CO, Merauke – Ratusan warga asli Papua atau OAP di Kabupaten Merauke menggelar aksi demonstrasi pada awal Ramadan 2024. Aksi massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Orang Asli Papua Selatan berjalan damai.
Aksi demo diikuti sekitar 300 orang dengan koordinator aksi Robert Kaiba di Bundaran Libra Merauke pada Selasa 12 Maret 2023. Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya turun langsung memimpin pengamanan demonstrasi tersebut.
Kapolres Ketut Suarnaya dalam kesempatan itu memberikan apresiasi aksi demo yang berjalan damai. Menurut dia, sikap pendemo patut mendapat apresiasi karena telah menjaga toleransi antarumat beragama di bulan Ramadan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada para pengunjukrasa yang menjalankan aksinya dengan tertib dan tanpa menimbulkan kekacauan. Saya berterima kasih atas kesadaran para demonstran dalam menjaga toleransi antarumat beragama di Merauke,” ucapnya.

Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya saat memberikan imbauan kepada pengunjukrasa, Selasa 12 Maret 2024. (Dok Polda Papua)
Ketut Suarnaya bilang, kepolisian bertugas memberikan rasa aman kepada semua masyarakat, termasuk para pengunjukrasa. Pengamanan ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban dan keamanan seluruh masyarakat.
“Kami berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dengan aman dan lancar, mendorong dialog serta kesepahaman dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah Merauke,” harapnya.
Sebelumnya, ratusan orang asli Papua menggelar aksi demonstrasi di Taman Libra, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Mereka mendesak Bawaslu mengusut dugaan politik uang dalam Pemilu 2024 di Merauke
Pendemo juga meminta Majelis Rakyat Papua Selatan dan DPRD turut menyuarakan aspirasi orang asli Papua ke pemerintah pusat. *** (Achmad Syaiful)