Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 29 Feb 2024 19:13 WIT

Inilah Komitmen BI Papua Bawa Kopi Wamena ke Pasar Dunia


					Foto kolase pemetikan Cherry Kopi di Kebun Pyramid. (KabarPapua.co/BI Papua) Perbesar

Foto kolase pemetikan Cherry Kopi di Kebun Pyramid. (KabarPapua.co/BI Papua)

KABARPAPUA.CO, Wamena –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Papua) berkomitmen melanjutkan dukungannya terhadap pengembangan komoditas kopi dari sisi hilir dan hulu pada  2024.

Komitmen ini ditandai dengan penyerahan bantuan kepada Koperasi Produsen Emas Hijau Papua sebagai salah satu UMKM binaan Bank Indonesia di Distrik Pyramid, Wamena.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mengatakan, bantuan ini bagian untuk memperkuat kapasitas produksi industri kopi di Papua. Hal ini bertujuan guna memastikan keberlanjutan pasokan kopi di pasar global.

“Bantuan ini berupa huller, pulper, moisture meter dan sarana produksi lainnya. Kami harap dapat membantu memperluas akses Kopi Wamena ke pasar global,” ujar Faturachman dalam keterangan tertulis, Kamis 29 Februari 2024.

Kopi Papua memiliki permintaan yang sangat tinggi baik di pasar domestik maupun global. Misalnya kopi dari Papua Pegunungan berasal dari Distrik Tiom, Pyramid, dan Kurulu. Keunggulan kopi Papua adalah, sebagai kopi organik.

“Saat ini kopi Papua sudah memasuki pasar ekspor, yakni di Australia, Jepang dan Singapura,” kata Faturachman.

Dukung Pengembangan Industri Kopi di Papua Pegunungan Sejak 2018

Penyerahan simbolis PSBI kepada Koperasi Produsen Emas Hijau Papua. (KabarPapua.co/BI Papua)

BI Papua sejak tahun 2018 telah mendukung pengembangan industri kopi di Provinsi Papua Pegunungan untuk menjadi komoditas unggulan berskala global.

Dukungan ini dimulai dari pendampingan kelembagaan kepada petani kopi orang asli Papua, produksi kopi hulu hingga sisi hilir, serta memperluas akses pasar hingga permodalan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya turut mempromosikan kopi Papua di event nasional dan internasional. Dia mencontohkan event International Sharia Economic Festival dan Pameran Karya Kreatif Indonesia.

Faturachman menilai produksi komoditas kopi di Wamena memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai subsektor agrowisata. Wisatawan bisa ikut memanen kopi, melihat proses pengeringan hingga menikmati kopinya di dataran tinggi.

“Sejumlah tantangan masih menjadi fokus utama pengembangan yaitu kelembagaan, promosi dan amenitas,” ujar Faturachman menambahkan. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Listrik Tanpa Kedip Hadir di Festival Danau Sentani 2026 Foto

12 September 2026 - 19:25 WIT

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Siapkan Hampir 1.000 Paket Bapok untuk Masyarakat

11 September 2026 - 19:14 WIT

KM Ciremai Docking, Pelni Siapkan KM Dobonsolo Layani Rute Serui

10 September 2026 - 23:27 WIT

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Energize Listrik 555 kVA untuk The Seven Hotel Merauke

10 September 2026 - 19:43 WIT

Perumdam Kepulauan Yapen: Penemuan Mayat di Bukit Toraja Tak Berkaitan dengan Pemadaman Air

10 September 2026 - 14:21 WIT

Bantu Korban Kebakaran, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Holtekamp Hadir untuk Masyarakat

10 September 2026 - 11:57 WIT

Trending di BISNIS