Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 13 Apr 2025 13:50 WIT

Hujan Deras Satu Jam, Banjir Menggenangi Serui Kepulauan Yapen


					Banjir  di Kampung Imandoa,  Kepulauan Yapen, Sabtu 12 April 2025.  Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co
 Perbesar

Banjir di Kampung Imandoa, Kepulauan Yapen, Sabtu 12 April 2025. Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Satu jam lebih hujan deras mengguyur Serui, ibu kota Kabupaten Kepulauan Yapen pada Sabtu malam, 12 April 2025. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir hingga harus mengungsi.

Banjir terjadi sekitar pukul 21.25 WIT hingga mengakibatkan banjir di sejumlah titik, mulai dari KPR Dusun, Kali dingin, Anotourei, Imandoa, Kelapa Dua, Mantembu, Kampung harapan, Kabuena, Cina Tua dan Famboaman.

Keluhanan warga pasca banjir mulai terjadi,  dari abrasi, kurangnya saluran drainase, sumbatan sampah pada saluran air yang mengakibatkan meluap hingga menyebabkan air masuk ke rumah warga hingga setinggi 1 meter .

Situasi ini mengakibatkan beberapa korban banjir tetap bertahan di rumah, walaupun ada warga yang  memilih untuk mengungsi hingga kondisi air surut, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Banjir di Kampung Imandoa, Kepulauan Yapen, Sabtu 12 April 2025. Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co

Bastian Waromi, salah satu warga terdampak banjir di Kampung Imandoa Distrik Yapen Selatan menyampaikan banjir di rumahnya terjadi akibat hujan deras dan mengakibatkan Sungai Woru yang berada di Kampung Imandoa meluap dan menyebabkan banjir hingga masuk ke rumah warga sekitarnya.

“Banjir ini sudah berulang kali dan malam ini (Sabtu malam) termasuk terparah dengan ketinggian air hampir 1 meter,” jelasnya.

Bastian menjelaskan keluarganya memilih tidak mengungsi dan tetap bertahan di rumah untuk menyelamatkan perabotan  rumah tangga yang terendam banjir.

Bastian berharap bisa dilakukan normalisasi di daerah bantaran Sungai Woru, atau dilakukan pembuatan talud hingga pembuatan drainase, agar bencana banjir tidak terulang dan warga dapat merasa aman jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 173 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DLH Kepulauan Yapen Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Bau Tak Sedap di Selokan

17 September 2026 - 23:13 WIT

Dinas Perikanan Kepulauan Yapen Siapkan 53 Sarana Bantuan bagi Nelayan

17 September 2026 - 23:08 WIT

Dana Kampung TA 2026 Turun, DPMK Kepulauan Yapen Dorong Optimalisasi Anggaran

17 September 2026 - 16:34 WIT

Peringati Harhubnas 2026, UPP Kelas II Serui Gelar Upacara Gabungan di Pelabuhan Serui

17 September 2026 - 14:09 WIT

Dinkes Kabupaten Kepulauan Yapen Perkuat Pemeriksaan dan Pencegahan HIV-AIDS

16 September 2026 - 20:05 WIT

KKST Kepulauan Yapen Perkuat Silaturahmi dan Galang Dana untuk Pekuburan Islam

14 September 2026 - 13:22 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN