Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 28 Apr 2026 14:31 WIT

Gubernur Papua Temui Warga yang Tolak Pengembangan RS Marthen Indey Jayapura


					Gubernur Papua. Matius Fakhiri temui warga yang menolak pengembangan RS Marthen Indey Jayapura. Foto: Ist Perbesar

Gubernur Papua. Matius Fakhiri temui warga yang menolak pengembangan RS Marthen Indey Jayapura. Foto: Ist

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Gubernur Papua, Matius Fakhiri menemui warga yang melakukan penolakan pengembangan RS Marthen Indey Jayapura. Warga sempat membentangkan spanduk sebagai bentuk protes rencana relokasi pemukiman warga imbas pengembangan rumah sakiti milik TNI tersebut.

Fakhiri yang menemui warga memastikan warga yang direlokasi mendapatkan pemukiman yang layak. “Kami memahami kekhawatiran warga dan dipastikan pemerintah menyiapkan relokasi dengan rumah layak huni serta kepastian hukum atas tanah. Warga akan mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, lengkap dengan kepastian hukum,” katanya, Senin 27 April 2026.

Gubernur Fakhiri bilang, pengembangan rumah sakit tersebut sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan di Papua, memperluas akses layanan medis, melengkapi fasilitas, dan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan. “Langkah ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Fakhiri juga masih membuka ruang dialog bersama warga setempat dan dijadwalkan akan dilakukan Jumat 1 Mei 2026 untuk dialog selanjutnya.

Sementara itu, warga setempat, Alberta Korwa, mengapresiasi langkah dialog, namun menegaskan penolakan relokasi. “Kami berterima kasih, tetapi keberatan jika harus dipindahkan dari tempat yang sudah lama kami tempati,” ujarnya. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Begini Skema Pembayaran TPP ASN Pemprov Papua

28 April 2026 - 14:57 WIT

Gubernur Fakhiri: Proyek Kereta Api di Papua Bukan Wacana

28 April 2026 - 08:34 WIT

Pola Kerja WFH ASN Pemprov Papua Akan Dievaluasi

23 April 2026 - 12:57 WIT

Bangga Kencana: Generasi Emas 2045 Papua Dimulai dari Keluarga

14 April 2026 - 13:52 WIT

Kabar Baik dari Dana Otsus Papua

14 April 2026 - 10:57 WIT

DPR Papua Ingatkan Pembahasan RPJMD 2025-2029 Berpihak pada Kepentingan Masyarakat

27 March 2026 - 23:53 WIT

Trending di KABAR PAPUA