Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA SELATAN · 30 May 2026 22:30 WIT

Gubernur Papua Selatan: PSN Butuh15 Ribu Tenaga Kerja


					Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo (tengah) saat diwawancara wartawan di Kota Jayapura. Foto: Katharina/Kabarpapua.co Perbesar

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo (tengah) saat diwawancara wartawan di Kota Jayapura. Foto: Katharina/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO. Kota Jayapura– Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menjadi salah satu narasumber pada Diskusi Publik dengan tema:  “Proyek Strategis Nasional dan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat” yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat  Barisan Merah Putih Provinsi Papua di Kantor Gubernur Papua, Sabtu 30 Mei 2026.

Apolo menilai diskusi yang dilakukan ini menjadi  momentum penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus meluruskan berbagai isu yang berkembang.

​”Seminar ini sangat bagus untuk kita mengklarifikasi isu-isu yang berkembang di masyarakat melalui berbagai media, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial,” katanya, saat bertemu dengan wartawan usai diskusi tersebut.Selatan

Diskusi ini juga diyakini menjadi wadah yang baik bagi pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota untuk menjelaskan dan mengedukasi masyarakat mengenai program-program pembangunan strategis yang sedang berjalan di Tanah Papua. 

Apolo merespons berbagai masukan dari para mahasiswa, khususnya mengenai masa depan pembangunan di Provinsi Papua Selatan. “Aspirasi ini sangat faktual dan akan menjadi bahan evaluasi penting untuk merumuskan kebijakan selanjutnya,” katanya.

​Salah satu poin krusial yang dibahas usai diskusi adalah mengenai penyerapan tenaga kerja. Saat ini, tercatat sudah ada 3.500 tenaga kerja yang direkrut oleh perusahaan terkait. Angka ini diproyeksikan akan terus melonjak tajam seiring dengan dimulainya fase produksi tahun depan. 

“Puncak kebutuhan tenaga kerja pada saat operasional mencapai titik maksimum di tahun 2029, dibutuhkan sekitar 15 ribu tenaga kerja,” kata Apolo.

Pembangunan pabrik dalam Proyek Stategis Nasional (PSN) di Papua Selatan saat ini sedang dibangun 4 pabrik tebu yang ditargetkan selesai pada Desember 2026 dan produksi pertama dijadwalkan tahun 2027.

“Kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan dan pelaksana proyek agar berkomitmen memprioritaskan masyarakat lokal dalam tenaga kerja,” katanya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Potret Gubernur Apolo Safanpo Dikukuhkan Jadi Keluarga Malind-Anim 

11 March 2025 - 11:48 WIT

Gubernur dan Wagub Papua Selatan Dorong Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan

10 March 2025 - 19:27 WIT

Panen Padi di Kaliki, Gubernur Apolo Safanpo: Pangan Lokal yang Bermanfaat untuk Banyak Orang

10 March 2025 - 08:53 WIT

Gubernur Papua Selatan Ingatkan TP-PKK Berdayakan OAP

8 March 2025 - 23:46 WIT

Pemprov Papua Selatan dan KPU Gelar Rakor Bahas PSU Kabupaten Boven Digoel

5 March 2025 - 20:55 WIT

Tarian Emso hingga Auyu Sambut Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan

4 March 2025 - 20:23 WIT

Trending di KABAR PAPUA SELATAN