Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 7 Feb 2024 16:13 WIT

Dubes Selandia Baru Temui Kapolda Papua Bahas Upaya Pembebasan Pilot Susi Air


					Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffrey Burnet foto bersama Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Rabu 7 Februari 2024.  (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffrey Burnet foto bersama Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Rabu 7 Februari 2024. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffrey Burnet menemui Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Rabu 7 Februari 2024.

Kedatangan Kevin Jeffrey Burnet untuk menanyakan upaya pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens dari belenggu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri pada kesempatan itu mengatakan, berbagai upaya untuk pembebasan Pilot telah dilakukan. Namun, keselamatan Pilot Susi Air masih menjadi faktor utama.

“Kedatangan Duta Besar Selandia Baru terkait setahun penyandraan oleh kelompok (KKB) Egianus. Dalam pertemuan tersebut telah dijelaskan terkait langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah, aparat TNI/Polri yang mempunyai tugas melakukan penyelamatan,” terangnya.

Keselamatan Pilot Jadi Faktor Utama

Fakhiri meminta semua pihak tetap bersabar dengan kerja keras dari Aparat TNI-Polri serta semua unsur baik itu tokoh masyarakat, maupun tokoh gereja. “Kami pada dasarnya tidak melihat dari durasi waktunya tetapi bagaimana kita bekerja menggunakan lapisan semua unsur yang ada di Nduga maupun di Papua,” ujarnya.

Dia bilang, pihak kepolisian pada dasarnya memberikan ruang untuk pembebasan pilot dan bekerja sama. Pemerintah Selandia Baru pun masih mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Indonesia (NKRI).

“Jadi dia tidak bisa memberi dukungan atas selama ini yang disampaikan oleh Benny Wenda dan rekan-rekannya atas berita- berita yang tidak mendasar. Sehingga hal ini memberikan ruang dan jaminan bahwa ada negara yang memberikan dukungan bagi isu Papua merdeka,” katanya.

Pemerintah Selandia Baru Beri Dukungan Moril

Fakhiri berharap pemerintah Indonesia bersama-sama membangun tanah Papua. Hal sama juga Duta Besar Selandia Baru sampaikan mewakili pemerintah, dengan memberi dukungan dan kekuatan moril untuk bekerja di lapangan.

“Mau setahun mau berapa lama yang penting keselamatan Pilot itu lebih penting. Saya tidak pernah mau digiring oleh hal yang lain, artinya aparat akan bekerja secara maksimal, sehingga langkah dan tindakan TNI-Polri tidak berdampak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satgas Damai Cartenz, Kombes Faizal Rahmadani menambahkan, pihaknya tetap melakukan pencarian terhadap Pilot Susi Air. Satgas Damai Cartenz juga juga lebih mengedepankan negosiasi.

“Berbagai upaya kami lakukan bukan semata-mata penyelidikan biasa tetapi juga penyelidikan berbasis investigasi teknologi intelijen maupun human intelijen. Jika ada hal -hal yang menonjol kita juga tetap akan diskusikan dan lakukan evaluasi,” ucap Faizal.

Faizal juga mengungkapkan kendala dalam upaya pembebasan Pilot Susi Air. Selan medan, hambatan cuaca, hambatan perlengkapan dan peralatan itu membuat kepolisian lebih mengedepankan negosiasi. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 270 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA