Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 28 Jan 2026 00:00 WIT

Dorong UMKM Papua Naik Kelas, Dekranas Gelar Pelatihan


					Pembukaan pelatihan UMKM diselenggarakan Dekranasda Papua. (KabarPapua.co/Imelda)
Perbesar

Pembukaan pelatihan UMKM diselenggarakan Dekranasda Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Papua di Aula Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam sambutan Ketua Bidang Kemitraan Dekranas, Tina Astari Maman, mengungkapkan,kegiatan ini merupakan wujud komitmen antara Seruni Kabinet Merah Putih Dekranas pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya. 

“Upaya ini juga untuk memperdayakan UMKM Papua agar semakin mandiri, berkembang dan berdaya saing. Kegiatan ini bentuk kolaborasi strategis bertujuan mengintegrasi potensi lokal dengan akses kebijakan nasional,” jelas Tina.

Melalui pelatihan ini, kata Tina, bisa memberikan wawasan baru untuk peningkatan daya saing dan kapasitas UMKM, khususnya dalam hal legalitas usaha dannjuga pemanfaatan digitalisasi melalui platfom e-commerce.

 
“Pelatihan dilakukan untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendorong Papua menjadi pusat pengembangan kerajinan di kawasan Indonesia Timur,” terangnya.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Papua Eva Fakhiri mengatakan, Dekranasda Provinsi Papua merupakan organisasi mitra pemerintah daerah dengan tugas utama membina dan mengembangkan industri kerajinan daerah agar berdaya saing dan berkelanjutan.

Menurut Eva, industri kerajinan di Provinsi Papua merupakan salah satu sektor industri kreatif berbasis budaya yang memiliki karakteristik unik, bernilai seni tinggi, dan berakar kuat pada adat istiadat setempat. 

“Industri ini umumnya berskala kecil dan menengah (IKM), yang sebagian besar dijalankan olehmama-mama Papua (perempuan Papua) dan pengrajin lokal,” terangnya.

Pelatihan ini mencakup legalitas usaha, peningkatan kapasitas menejerial serta pemanfaatan digitalisasi dan platform market plus untuk memperluas daya saing UMKM Papua. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Papua di World Press Freedom Day: Pers Harus Jadi Penerang, Bukan Penyulut Kegelapan

4 May 2026 - 22:31 WIT

Pesan Haru Wagub Papua saat Melepas Jamaah Haji: Jaga Kesehatan dan Jadi Haji Mabrur

3 May 2026 - 13:10 WIT

Selain Malaria, Inilah 2 Penyakit Menular Tertinggi di Papua

29 April 2026 - 00:45 WIT

Begini Skema Pembayaran TPP ASN Pemprov Papua

28 April 2026 - 14:57 WIT

Gubernur Papua Temui Warga yang Tolak Pengembangan RS Marthen Indey Jayapura

28 April 2026 - 14:31 WIT

Gubernur Fakhiri: Proyek Kereta Api di Papua Bukan Wacana

28 April 2026 - 08:34 WIT

Trending di KABAR PAPUA