Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 24 Apr 2024 19:48 WIT

Deteksi Dini TBC, Pemkot Jayapura Skrining Massal Saat PPDB di Sekolah


					Kolase Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid. (KabarPapua.co/Natalya Yoku) Perbesar

Kolase Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura terus melakukan pencegahan penularan penyakit tuberkulosis atau TBC di lingkungan sekolah maupun kampus.

Komitmen itu dengan mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Jayapura terkait penjaringan tuberkulosis massal di sekolah. Pemerintah bahkan akan melakukan skrining saat Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, Rabu 24 April 2024, menegaskan, skrining atau penjaringan tuberkulosis bagi siswa pada tahun ajaran baru merupakan hal penting.

“Saya pikir penting untuk dilakukan screaning di setiap sekolah waktu penerimaan siswa baru, karena TB (tuberkulosis) merupakan penyakit paru yang menular. Jadi penting lakukan screaning untuk pencegahan,” katanya.

Menurut dia, beberapa jenis penyakit di Kota Jayapura masih mendominasi. Dia mencontohkan penyakit malaria, tuberkulosis, bahkan demam berdarah atau DBD, termasuk stunting.

“Saya pikir bahwa untuk mencegah dari semua itu (penyakit), pertama dari keluarga harus berpartisipasi aktif. Karena, pemerintah hadir untuk melakukan upaya edukasi, sosialisasi, tetapi juga penanganan ketika terjadi kejadian,” ujarnya.

Frans Pekey bilang, keluarga merupakan pilar terpenting. Sebab perhatian keluarga sangat dibutuhkan oleh anak, mulai dari lingkungan, makanan yang bersih hingga perilaku.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jayapura, angka kesakitan kasus TBC di Kota Jayapura berfluktuasi tiap tahun dan cenderung meningkat. Sebanyak 3.129 kasus temuan di Kota Jayapura hingga 2023.

Untuk capaian TB HIV tahun 2023 bagi pasien TBC yang diperiksa HIV adalah 3.494 dari target 7.080. Hanya 36 persen target 100 persen yang memulai terapi ARV.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid kepada KabarPapua.co, Rabu 24 April 2024, mengatakan sosialisasi penjaringan dan skrining tuberkulosis masih sementara berproses.

“Teman-teman bidang, teman-teman pengawas sedang mensosialisasi Peraturan Edaran Wali Kota Jayapura. Kita berharap menjelang proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 bisa terbaca, bisa tercover peta dari pada penyebarannya di Kota Jayapura,” kata Abdul Majid.

Abdul Majid meyakini seluruh pihak menginginkan anak-anak yang sehat. Karena anak sehat akan berbanding lurus dengan capaian prestasi.

“Jadi kami mendukung surat edaran dari Kemenkes RI melalui bapak Pj Wali Kota Jayapura terkait skrining tersebut. Karena sekolah yang sehat merupakan cover dari peserta didik yang sehat,” ujarnya. *** (Natalya Yoku)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

KPK Serahkan 90 Mobil Dinas Eks Dewan ke Pemprov Papua

15 May 2024 - 23:15 WIT

FPK Angkat Bicara soal Kontroversi Pemindahan Makam Tokoh Papua Theys Eluay

15 May 2024 - 18:25 WIT

Desa Wisata Kampung Tobati Terus Berkembang, Sejumlah Fasilitas Baru Diresmikan

14 May 2024 - 23:53 WIT

9.537 Siswa SD-SMP Ikut Ujian Akhir, Pj Wali Kota Jayapura Harap Lulus 100 Persen

13 May 2024 - 18:27 WIT

Kantor Kampung Mosso di Batas RI-PNG Diresmikan, Telan Biaya Rp700 Juta

11 May 2024 - 23:37 WIT

Tingkatkan Literasi Anak, WVI Hadirkan Rumah Baca Silo di Biak Numfor

10 May 2024 - 18:47 WIT

Trending di KABAR PAPUA